Selamat datang di hidup saya, tuan-tuan dan nona-nona. Disini ada sedikit cerita tentang hidup saya. Pastikan anda mengunjungi juga another pieces of my life (ada di sidebar bagian kiri xP). Oh well, ada begitu banyak cerita di sini yang ingin saya bagi. Silakan membaca~! x)
Showing posts with label Curhatcurhat. Show all posts
Showing posts with label Curhatcurhat. Show all posts

08 June 2009

Blog Es Campur

Kata Sabrina Rahmawati, blog saya itu kayak ES CAMPUR, segala macem postingan ada. Huee.

Tapi kalo dipikir-pikir, iya juga. Kisah percintaan saya—ada. Sampah-sampah sehari-hari—ada. Tentang fanfic—ada. Omelan-omelan gaje—ada. Ucapan-ucapan syukur (yang jarang banget)—ada. Bahkan script HTML buat blogger—meski cuman satu (dan itu pun taun lalu) tapi tetep aja ADA.

Menarik, isn’t it?



Beberapa blog yang saya kenal memfokuskan postingannya—erm, sebagian besar deng ;P—dengan satu hal. Kayak Rachmad yang hampir semua postingannya berilmu. Atau edittag yang menyangkut blog-blog mulu. Atau bahkan beberapa anak informatika yang ngomongin software atau bahasa-bahasa dansegalamacemnya itu -____-''

Tapi juga ada orang-orang yang bikin blog banyak-banyak. Soalnya tiap blog memokuskan dengan tiap bahasan. Kayak Blackpapillon gitu. Fanfic, dunia fangirling, blog, tempat curhat, semua dibedain.

Kalo saya? Iya, saya punya banyak blog; Wordpress, Blogger, Tumblr, Livejournal (seperti yang bisa anda liat di sidebar kiri ;)). Tapi nggak ada pembeda antara semua blog itu—selain tempat bikinnya xP

Ngomong-ngomong, apa kabar semua blog saya yah?

Blogger, jelas saya urus tiap harinya. Paling menyenangkan diutak-utik, ada follower dashboard, segalamacem script bisa. Whew.

Tumblr cuma saya pake buat posting quote-quote menarik, foto-foto dan atau gambar-gambar, dan beberapa postingan super pendek yang ehm malu-maluin kalo diposting di blogger. Enak banget lho buat yang pendek-pendek gitu. Dimana di plurk kepanjangan tapi di blogger kependekan, tumblr jelas menjadi pilihan :)

Wordpress udah saya telantarin. Hehehe. Cuma saya isi sampah mulu akhir-akhir ini. Satu hal yang menahan saya biar nggak ngehapus account wordpress yang itu adalah... alamatnya yang super lucu: ayoberdansa. Kapan lagi sih saya stres dan bikin alamat norak kayak gitu? xP

Livejournal erm. Sedari awal juga saya nggak tau mau ngapain sama LJ. Tapi gara-gara dikasih tau ada post-post yang bisa dibikin friend-only, juga ada community yang cuma anggotanya aja yang bisa donlod manga scan, huee saya kepengen. Setelah saya isi postingan selamat datang dankawankawan, VOILA! Saya tinggalin gitu aja. Cuma ngintipin friend-page doang kerjaan saya XD

Sebenernya ada satu lagi deng. Blogsome. Tapi udah lupa username sama passwordnya. MUAHAHAHAH. *sinting*

Bek to topik.

Blog es campur.

Emang sih, istilahnya cocok. Saya nggak pernah bisa nahan diri kalo lagi dipenuhi keinginan pengen curhat. Alhasil postingan saya ngaco-ngaco sekaligus ngawur dan campur-campur deh.

Setelah saya pikir-pikir, it’s okay kok sama istilah begitu. Memang sayanya aja yang rada stres, satu blog membahas segala macem hal. Gyahaha.


---


Btw, beberapa hari ini saya nonton dorama—Hanakimi, Mei-chan no Shitsuji, Maou—biar melupakan pengaruh kegantengan Masahiro Inoue as Tsukasa Kadoya (tontonlah Kamen Rider Decade, kawan). Dan ketika akhirnya saya menemukan cinta baru (MAYAMA AKIHIROOO~! XD), di Animonster yang baru malah ada foto Masahiro yang SUPER CAKEPP.

Gajah.

Sampai sekarangpun saya nggak bisa mengalihkan pikiran saya dari Masahiro. Hue, bertambah lagi deh daftar calon suami saya ntar xP Kegantengan Masahiro tuh beda dari kegantengannya Jensen. Tapi dua-duanya sama-sama CAKEPP XD.

Err—ini sedikit cuplikan tentang pacar baru saya x)

Ini potonya:



Dan yang ini senyumnya lebih menawan:




SUMPAH. IMUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUT BANGEDDDDD! XD



(Sekali lagi saya mencampur-campurkan segala hal dalam satu postingan. HAHAHA.)

Read moar x)

04 May 2009

Kenalkan

Ez Gray

Selingkuhan saya untuk beberapa hari ke depan.



Dan Mino, my heart is always for you, honey. Ini cuma untuk beberapa hari hingga kau kembali padaku :-*

Read moar x)

01 May 2009

Mino

Oh well. Mino sedang sekarat. Lagi diopname di ICU NCC.

Get well soon, honey. Hidupku hampa tanpa dirimu.

Meski kau begitu lemot dan dudul, tapi kaulah soulmate-ku tercinta.

Jangan terlalu lama dirawat. Jangan biarkan diriku nyari penggantimu. Kau tahu pasti kalau aku tidak akan sanggup mengganti dirimu kan, sayang?

Love you forever.



PS:
Bagi yang penasaran akan wajah Mino yang begitu tampan, inilah dia:

My honey bunny sweety baby yang sedang dirawat di Nokia Care Center.

Read moar x)

07 April 2009

Saya Orang yang Sangat Beruntung

Saya orang yang sangat beruntung.

Butuh tahunan hidup dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca fic ini dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca postingan ini dan saya baru menyadarinya. Tapi saya beruntung, karena akhirnya saya menyadarinya. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, iya kan?



Saya orang yang sangat beruntung,

punya kemampuan otak yang berada di atas rata-rata. Saya punya IQ yang termasuk cerdas. Saya dulu sekolah di SMP terfavorit di Surakarta. Saya dulu berhasil masuk akselerasi di SMA 3 Warung Miri—masih di Solo, bagi yang nggak tau Wamir itu daerah mana. Saya masuk ITB, dimana ada beberapa teman saya plus kakak saya yang nggak berhasil masuk. Saya masuk STEI yang katanya passing gradenya tertinggi (katanya lho! saya mah gak tau :P). Saya masuk jurusan Elektro yang sangat saya syukuri karena tak perlu mempelajari programming yang euh... no komen. Saya mampu mengikuti kuliah—meski sedikit keteteran gara-gara kebanyakan hedon (=.=''). Saya suka hitungan (err, itu termasuk keberuntungan kan? :D).



Saya orang yang sangat beruntung,

masih punya keluarga yang super bahagia. Keluarga inti yang sangat saya cintai. Plus tambahan satu orang kakek saya. Dan beberapa Om-Tante beserta banyak sepupu. Keluarga besar yang super bahagia (have I told you?). Saya sayang semua anggota keluarga besar saya :)

Keluarga inti saya masih lengkap. Err, oke, Mama pernah keguguran yang menyebabkan 3 adik saya nggak jadi lahir. Tapi tetep, Papa, Mama, Mbak dan Adik, semua itu lebih dari cukup bagi saya untuk sebuah keluarga. Tapi saya juga nggak nolak kalo mau dikasih adik satu lagi (yang cowok lagi dong, Mah! XD).

Keluarga saya nggak pernah kekurangan finansial. Mmmm, sebenernya dulu pernah. Ah, masa lalu! Forget it.

Pokoknya sekarang keluarga saya memiliki tabungan yang cukup untuk menyekolahkan saya dan kakak saya di tingkat kuliah serta adik saya yang masih SD. Masih cukup untuk membelikan saya makanan-makanan yang tiba-tiba saya pengen (dimsum! j-co! dunkin donuts! pizza! bebek peking! *ditabok*). Cukup untuk memberi saya fasilitas-fasilitas yang lumayan mewah di kamar kos saya—saya akui itu. Lebih dari cukup untuk hidup secara layak. Sangat lebih.



Saya orang yang sangat beruntung,

orangtua saya masih ada. Beberapa teman saya, udah nggak memiliki salah satu atau keduanya. Dan saya masih. Dua-duanya. Lengkap. Sudahkah saya katakan saya amat menyayangi mereka? Belum? Oke, saya katakan, “Saya sayang banget sama Papa Mama. Dimanapun, kapanpun. Selamanya.”

Kedua orangtua saya juga sayang sama saya. Nggak perlu penjelasan. Mereka sayang saya. Titik. Nggak percaya? Silakan tanya mereka.



Saya orang yang sangat beruntung,

punya kakak dan adik. Ngerasain jadi seorang adik sekaligus kakak. Bisa manja-manja sama Mbak. Bisa nggangguin ngemanjain Adik.

Kakak saya sering saya dzolimi. Sering banget saya bikin dia kecewa, sakit hati, marah. Tapi dia selalu baik sama saya. Selalu ngasih saran-saran bermanfaat tentang makhluk berjenis kelamin cowok, selalu bisa bikin saya ketawa dengan kedudulannya, selalu ngasih baju-bajunya yang udah nggak muat (siapa suruh beli baju ketat-ketat?), selalu mau saya godain. Oh, betapa menyenangkannya jadi adik. Adakah kakak yang lebih sempurna dari dia? You can say anyone. But for me, my big sist is the best. (Ayo katakan kau juga mencintaiku, sayang. Haha.)

Adik saya CAKEPP banget. Bagi saya, dia adalah anugerah terindah. Bukan bermaksud bilang kalo yang lain nggak indah, bukan, hanya aja, Adik saya bener-bener the most important thing in my life. Saya rela nempuh perjalanan 9 jam, kedinginan, dan bikin diare, demi ngeliat mukanya dan meluk dia lagi—hal yang paling saya kangenin—setelah sekian lama. Saya paling suka saat-saat meluk dia yang selalu berakhir dengan pukulan dan dorongan biar saya ngelepasin atau malah dia balas meluk yang OVER sehingga saya sesak nafas :)) Saya tau dia jenius, tapi dia nggak mau nunjukin kejeniusannya—yang selalu bikin saya marah. Saya tau dia maniak game dan saya sangat terharu waktu dia minjemin PS 2 buat saya (iya, sayang, habis kamu ujian, aku balikin ;)). Saya tau dia udah punya cewek (oh, man, anak SD zaman sekarang!) tapi itu nggak mengurangi rasa cinta ini padanya. Hati saya udah buat dia semenjak saya liat sosoknya yang masih bayi merah. *ergh, mulai berlebihan brother compleks*



Saya orang yang sangat beruntung,

punya banyak teman-teman yang asyik, lucu, menyenangkan. Keluarga besar SD KLECO II. Keluarga besar 3F SMP 1 Solo. Keluarga besar AKSEL SMA 3 Solo. PKS SMAGA. KALKULUS ENAM, STEI’07. ELEKTRO, HME. Boulevard. PSTK. Wika. Anak-anak infantrum.

They are nice. They are fun. They are INSANE! XDD

Saya sayang kalian semua, kawans. Di saat saya kesusahan, di saat saya sedih, di saat saya butuh dukungan. You are here by my side :) Tengkiu, tengkiu.

Sampai kapanpun kalian di hati saya—yang buat adik saya itu, HAHA—sampai kapanpun. Eh, beneran, I don’t lie, guys :)



Saya orang yang sangat beruntung,

diberi begitu banyak nikmat oleh-Nya. Yang bahkan saking banyaknya hingga nggak semua saya ketahui, atau saya ingat.

Saya orang yang sangat beruntung—yang hanya bisa bilang, “Alhamdulillah.” Dan berjanji mengurangi keluhan.



Ya, saya ini orang yang sangat beruntung. Terima kasih, ya Allah :)

Read moar x)

24 February 2009

Manajemen Waktu dan Stres

Sewaktu LKK--Latihan Kepemimpinan dan Keorganisasian, kaderisasi dari kementrian Karakter HME yang bertajuk "Dari EL'07 untuk Indonesia"--hari kedua, Pak Ichsan Setya Putra --penulis buku 'Strategi Sukses di Kampus'-- ceramah menjelaskan tentang Manajemen Waktu dan Stres. Meski judulnya "Manajemen Waktu dan Stres", pada kenyataannya di slide-slidenya Pak Ichsan cuma ada tentang manajemen waktu atau sebenarnya ada tentang stres tapi saya yang gak merhatiin? :P

Intinya sih, selama kita berhasil me-manage waktu dengan baik, insya Allah gak mungkin ada yang namanya stres. Kira-kira gitu. Itu yang saya tangkep x)



Nah. Kita lewati pendahuluan dan masuk ke inti cerita.


Kalau liat Kakak saya, dia itu tipe orang yang tekun dan manajemen waktunya bagus, dibandingin saya. Tapi entah kenapa, dia ini tipe orang yang gampang stres dan emosian.

Saya? Mmm, saya tipe orang yang santai dan gak gampang stres, meski manajemen waktu saya kacau balau. Ciri-ciri deadliner sejati lah :D

Kalau melihat kita berdua, jelas, kemampuan me-manage kita terbelah dua. Andai kita barengan, mungkin bakal saling melengkapi.

Tapi apa daya, kita berpisah. Ihiks. Gara-gara ITB di Bandung. Hiks. Hiks.

Argh, kangen ndud~ x)





Err, yap, inti dari postingan kali ini adalah : kangen My Twin Sista *eh, kita bukan kembar kok xD* :)

Read moar x)

09 February 2009

10 REASONS I LOVE HIM


10. GAUULLL
Dia tuh banyak yang naksir *belive it or not*.
Hapal lagu-lagu indo--yang bahkan aku sendiri ga apal atau ga pernah denger *maklum, ansos*.
Tau gosip hot.
Trus kalo nyumpah-nyumpah, pake bahasa inggris, biar kedengeran lebih keren. Hha.

9. JENIUS tapi ga mau nunjukin
Dan semua orang ga tau betapa jeniusnya dia, selain aku. Sayang, otaknya dipake buat hal-hal aneh kurang berguna (-__-')

8. Sok berani padahal penakut
Sering ngajak nonton film setan. Sok-sok berani gitu. Tapi pas mau ditinggal pergi ke kamar mandi, ga diijinin trus tanganku dipegangin ga dilepas.
Huh.

7. Game addict parah
Cinta banget ama PS 1, PS 2, XBOX 360, ama game komputer. Kalo udah asyik maen, biasanya dia teriak-terik sendiri, ngomel-ngomel, ngomentarin musuhnya. Dan sering banget ngajak ngobrol tentang game-game kesayangannya itu, meski aku cuma bisa bengong, bingung :D

6. Suka maen bareng
Meski dia sering maen sendiri, tapi nggak jarang tiba-tiba dia ngajak nge-game bareng. Atau pas aku bilang, "ayo maen berdua!", dia pasti setuju.
Tapi sayangnya, momen maen berdua ini pasti selalu berakhir dengan : aku di BANTAI habis-habisan yang berakibat aku ngambek dan pergi, ga mau maen lagi. Hahaha.

5. Ke-'cablak'-annya
Pinter ngomong, berani, nekat, suka nyela. Sering bikin masalah gara-gara itu. Tapi gak jarang juga kata-katanya itulah yang menceriakan suasana :)

4. His sweet-puppy-eyes
Duh. Kalo udah ditatap sama matanya yang berkaca-kaca sambil senyum manis.... Ga tega nolak permintaannya. (>_<)!

3. Nakal
Usil. Sumpah, dia ini troublemaker berat.
Pernah aku nyariin dia, teriak-teriak manggilin namanya tapi gak nyaut-nyaut. Eh, tau-tau nongol di belakangku, bikin jantungan. Dasar....
x(

Lain waktu, dia asyik makan srikaya. Pas aku minta, dia ngasih setengah bagian dari yang dia makan. Kaget, aku nanya, "Emang sisanya cuma ini?" Pas dia ngangguk, aku jadi emosi, sebel banget ga dibagi. Trus pas aku pergi, dia ketawa, manggil aku sambil nunjukin sekeranjang srikaya yang masih penuh di bawah meja. Bah.

2. His strange way to wake me up
Selalu nyium pipi buat ngebangunin aku, trus pergi gitu aja. Kalo pas dia dateng lagi aku masih molor, dia nyium pipi lagi, trus ngusilin mukaku, mencet-mencet hidung ama pipi sampe aku bangun.
It is sweet, isn't it?
Tapi pas aku minta cium pipi, dia alesan, "Nggak bobo sih! Bobo dulu sana, baru aku cium."

1. He is my Lil Bro
How could I not love him??


Those are 10 reasons, I become brother complex.
Muahahaha.

Read moar x)

05 January 2009

STRESS

noun

MENTAL PRESSURE
1[U, C] pressure or worry caused by the problems in sb’s life:
Things can easily go wrong when people are under stress. • to suffer from stress • coping with stress • She failed to withstand the stresses and strains of public life. • stress-related illnesses • emotional / mental stress • Stress is often a factor in the development of long-term sickness. • stress management (= dealing with stress)

PHYSICAL PRESSURE
2[U, C] stress (on sth) pressure put on sth that can damage it or make it lose its shape:
When you have an injury you start putting stress on other parts of your body. • a stress fracture of the foot (= one caused by such pressure)

EMPHASIS
3[U] stress (on sth) special importance given to sth:She lays great stress on punctuality. • I think the company places too much stress on cost and not enough on quality.

ON WORD / SYLLABLE
4[U, C] (phonetics) an extra force used when pronouncing a particular word or syllable:We worked on pronunciation, stress and intonation. • primary / secondary stress • In ‘strategic’ the stress falls on the second syllable—compare intonation

IN MUSIC
5[U, C] extra force used when making a particular sound in music

ILLNESS
6[U] illness caused by difficult physical conditions:Those most vulnerable to heat stress are the elderly.

verb

EMPHASIZE
1to emphasize a fact, an idea, etc.:[vn] He stressed the importance of a good education. • [v that] I must stress that everything I’ve told you is strictly confidential. • [v speech] ‘There is,’ Johnson stressed, ‘no real alternative.’ • [vn that] It must be stressed that this disease is very rare. [also v wh-]

WORD / SYLLABLE
2[vn] to give extra force to a word or syllable when saying it:You stress the first syllable in ‘happiness’.
3stress out | stress sb (out) to become or make sb become too anxious or tired to be able to relax:[v] I try not to stress out when things go wrong. • [vn] Driving in cities really stresses me (out).



- Oxford Advanced Learner's Dictionary


Sok keren nih, opening pake kamus gini. Hahaha.


Minggu-minggu ujian selalu bisa bikin orang ngerasa stress. Iya nggak sih?? Terutama kalo minggu ujian ini dibarengi dengan deadline tugas-tugas yang punya persentase nilai lumayan gedhe. Gila, tekanan stressnya bakal lebih lebih lagi tuh.

Dan beberapa orang teman saya telah menunjukkan kestressannya.

Ambil satu contoh xxxx. Panggil aja dia iyem. Si Iyem ini baru aja UAS Sisdig. Dan karena saya juga mengikuti ujian yang sama, jadi saya tau betapa tingkat kegilaan meningkat setelah ujian tersebut—mengingat saya cuma ngegambar kotak di nomer 5 dan 6 *halah, masih dibahas aja :P* .
Dia juga ada deadline TUBES ALSTRUKDAT 4 SKS yang bikin program simulasi Job Shop Scheduling itu dalam 2 hari lagi. Kembali, saya juga punya deadline tugas yang sama :D. Trus katanya, kelompok dia bagian ‘exec’ masih belom bener. Bagi yang nggak tau, ‘exec’ adalah bagian utama dari program itu, yang paling penting, bagian intinya lah. *kelompok saya bagian ‘load’ bahkan masih error :DDD*
Dan PROYEK SISDIG Vending Machine dia juga belom beres, dimana deadlinenya kalo nggak salah sehari apa dua hari setelah deadline TUBES gitu. Untuk yang ini, saya nggak punya deadline kayak dia. Proyek sisdig saya alhamdulillah udah beres dan deadlinenya tadi pas UAS :))
Dan UAS STRUKDIS yang menyusul besok Jumat....
Dan demo TUBES....
Plus plus lainnya.

Intinya adalah, si Iyem ini STRESS. Akan beban tugas ujian danlainlain.

Meskipun saya sebenarnya memiliki beberapa kegiatan yang sama kayak dia, entah kenapa tuh BEDA banget keadaan saya ama dia. Ketika saya masih nyantai-nyantai kayak gini, si Iyem ini keliatan kalut.

Bahkan Iyem ngomong, ”Gimana caranya supaya ceria kayak Lala?”

Dan saya pun bingung. ’Ceria’ saya ini merupakan sifat alamiah yang susah diubah *oke, kecuali kondisi ekstrem dimana saya bener-bener badmood*. Dan saya nggak tau, kenapa saya bisa begini riang.

Nggak stress?

Oh, saya stress, bung! Saat ini. Mikirin tugas, unit yang terpaksa saya telantarkan gara-gara tbes l*kn*t, UAS RE, UAS strukdis, muker unit, keluarga saya nun jauh di rumah, Toshi yang bervirus dan bercacing, kamar yang kayak kapal pecah. Ohoho, gini-gini saya juga orang yang selalu memikirkan hal-hal gak penting :P.

Tapi saya masih bisa ketawa-ketawa tuh. Bisa senyum-senyum, nyengir, nggangguin orang. Haha.

Mungkin keadaan stress saya mirip ama salah satu teman saya yang lain, xxxxxxxx. Panggil aja tralala.

Si Tralala ini besok UAS Strukdis *iya, anak IF ujiannya besok Selasa, bukan Jumat*. Ada satu tugas, yaitu MAKALAH STRUKDIS, yang deadlinenya pas UAS. Dan dia belom nyari tema!!! Ohmaigad.
Trus dia masih bisa ketawa-ketawa gitu tadi. Oyeah, keren abis lah sifat deadliner dia.

Apa mungkin sifat saya dan Tralala ini easy going, yang bikin kita ini nyantai-nyantai mulu dalam menghadapi segala sesuatu???

Hmmmm. Tanya kenapa.

Tapi yang saya tau dengan penuh kesadaran, hal-hal ini lah yang menjaga saya tetap merasa senang riang gembira di tingkat ke-stress-an seperti ini :


*diambil tadi sore, di depan gedung PLN*

*maap gelap. diambil pake kamera dudul hape cuppu pas malem-malem*

Melihat begitu banyak cinta di sekitar saya, saya ikut senang. Apalagi jadi banyak yang bisa digodain :))


*bukan monyet, maupun orang utan. cuma sekumpulan anak itb yang rada aneh*

*we are just cool x)*

*masa kecil kurang bahagia, bung :P*

Haha. Dikelilingi orang-orang yang dengan terpaksa saya sebut ‘teman’ ini, rasanya nggak ada hari tanpa kehebohan. Lihat betapa cacadnya mereka kan? xD
*hha, ampuuun, temans :DD*






Dan keluarga yang begitu menyayangi saya :”>
*foto terakhir itu sepupu saya, Ndaru. dan dia sering nangis kalo liat saya. bukannya saya nyeremin, tapi gara-gara saya jarang ketemu dia nih x)*

And there’s a lot more....

Kemudian saya menyadarinya….

Hidup saya terlalu berharga dan menyenangkan untuk dilewatkan dengan stres :)

Read moar x)

05 November 2008

Rangkaian Elektrik

Ternyata RE tidak membenciku seperti yang aku kira :">

Seperti biasanya yang dilakukan Pak Eniman di tiap minggu, beliau ngasih PR. Beberapa soal pilihan dari Sadiku yang sungguh luarr biasaa.

Tapi gak kayak biasanya, saya ngerjain PR kali ini murni dengan kerja keras otak saya dibantu sedikit oleh Aad dan pdf SOLUSI SADIKU :D


Berkat kerja keras saya inilah, sekarang saya sedikit mengerti tentang Induktor dan Transformator. Hehehe.

Ternyata RE gak sebegitu sulit yah. Cuma rada roaming aja pas berusaha memahaminya. Sebenernya, di Sadiku ada rumus-rumusnya. Cuman, selama ini gak pernah dibaca. Makanya gak pernah ngerti :P

Padahal kalo saya mau, saya bisa ngalahin Aad lhoh!
* halah, sombong. mentang-mentang bisa dikit aja :P *

Kenapa akhir-akhir ini jadi rada rajin gini yaa? Mana sifat deadliner sejati milik saya?

Eh, gapapa ding. Malah seneng. Gak perlu begadang semaleman cuma buat SKS :D

Andai saya rajin dari dulu. Hmmm... Ckckck.

Read moar x)

30 October 2008

Bandung tak panas lagi :)

Akhir-akhir ini Bandung makin dingin. Yah, kayak balik ke Bandung jaman dulu laah.
*mana ini global warming-nya?? :P*


Ujan deres tiap malem. Bahkan kemaren itu ujan badai. Dengan angin yang amit-amit dinginnya masya ampun.


Mungkin, si Bandung mulai masuk musim ujan yah. Hmmm. Semoga aja gak terlalu dingin.



Suasana Bandung yag makin dingin ini bikin beberapa masalah.
1. Badan jadi rada anget and meriang mulu.
2. Makin males mandi.
3. Hidung meler, sering bersin-bersin.
4. Perut kerasa laper tak henti-henti.
5. Yang paling parah, niatan berHIBERNASI makin kuat.


Tadi pagi. Waktu udah siap ngampus. Tinggal berangkat aja. Tapi masih mau nonton cowok-cowok manis yang maen yoyo di tipi. Eh, eh, tau tau... KETIDURAN.


Angin yang bertiup melalui pintu dan jendela bikin kepala saya sakit. Bah. Ditambah lagi tingkat kejenuhan yang amat sangat bertemu ITB, ngebikin saya sekarang masih di kamar :D


Cuman mau berdoa, semoga Bandung nggak dingin-dingin amat. Ujan boleh aja. Tapi anginnya jangan keterlaluan yah :)


Ciao~!

Read moar x)

28 October 2008

LASKAR PELANGI

Akhirnyaaaaa. Akhirnya akhirnya akhirnya!!!


Kesampean juga nonton si Laskar Pelangi ini. Meski telat sebulan dari janjian ama si Mbak Sasa. Hmmm.

Ternyata emang nih pilem KEREN.

Gak bakal nyeritain apaan isi filmnya. Soalnya udah pada nonton dan kayaknya semua postingan orang-orang ada cerita si Laskar Pelangi ini :)




Sekarang jadi penasaran ama novelnya. Hmmm hmmmm. Sedang mencari versi pdf di internet nih *astaghfirullah, pembajakan :P*.

Pergi dulu.



Ciao!



UPDATE:
Udah dapet file pdf Laskar Pelangi, Edensor ama Sang Pemimpi xDDDD


Read moar x)

25 October 2008

One of my BIG mistakes.

Ffiuh.

Lagi bingung.

Pusing.

Capek.

Dilema.


Seperti yang udah disinggung sebelumnya, saya ini tipe orang gak peka. Gara-gara ini, saya sering nyakitin orang tanpa sadar.

Salah satunya tuh ama oknum A.

Jadi. Pada intinya adalah si oknum A ini marah ama saya. Eh, kecewa ding. Entahlah gimana perasaannya dia. Pokoknya gitu.

Dulu yang tiap 5 menit sms, sampe saya bosen dan capek *juga buang pulsa banyak* ngebalesinnya. Sekarang gak pernah sekalipun. Terakhir kali pas saya OsFak *PLO, disaat STEI masih satu*. Beberapa bulan lalu.

Dulu yang pas ketemu langsung nyapa. Sekarang kudu saya yang nyapa. Kalo nggak, kita nggak ngomongan.

Dulu yang pas ketemu di ym selalu ngobrol. Sekarang GAK PERNAH SEDIKIT PUN.


Emang dasar saya ini dudul. Saya baru sadar dia marah setelah beberapa bulan ini.



Untungnya.. tadi ketemu di ym. Masalah udah terkonfirmasi. Kita udah baikan. Dia nggak marah lagi :)


Permasalahannya disini adalah... saya menyadari hubungan sosial saya di ujung tanduk setelah berbulan-bulan. Dimana saya merasa kesepian tanpa sms-sms-nya dan ym-ym-nya itu. Dan kemudian melalui proses yang cukup panjang, saya pun menyadari kedudulan saya.

Susah emang jadi orang yang tingkat kepekaannya kurang.


Setelah menganalisis, saya pun menyimpulkan bahwa perilaku-perilaku saya, omongan-omongan saya, segala yang sengaja saya lakukan tanpa sadar, semua itu nyakitin dia. Saya baru sadar, bahwa si oknum A ini naksir saya *terimakasih teman-teman yang ber'suit-suit' saat saya duduk di sebelah oknum A. berkat itu saya sadar*. Mungkin, tanpa sadar, saya yang emang baik ke semua orang, ngelambungin harapan dia. Tapi pas 'badmoodday, dimana sisi gelap saya muncul menguasai diri, saya ngejatohin dia ke tanah.

Kembali saya menyalahkan tingkat kepekaan yang memprihatinkan ini.



Masalah udah beres. Kita udah baikan. Tapi saya menyadari bahwa masalah sebenarnya adalah sepertinya saya melarikan diri dari kenyataan. Pura-pura nggak sadar kalo dia naksir saya, saya bersikap seperti gak kayak biasanya, layaknya seorang cewek yang ngasih harapan.

Kenapa???

Saat ini saya cuma satu kesimpulan. Mungkin. Di saat saya jenuh dengan dunia yang kejam. And the fact there's someone likes me that much. Mungkin, saya ngemanfaatin dia doang.


This is why i hate myself :'(


Siapapun.. TOLONG SEMBUHKAN OTAK SAYA YANG CACAD INI :(


PS:
Abis kecapekan ngarak wisudawan Elektro. Trus langsung ke acara ultah KOHARMATAU. Tanpa istirahat. Jadi maklum, kalo postingan ini amat nyampah.

PSS:
Oknum A ini angkatan 06. Jangan salah tebak orang.

Read moar x)

11 October 2008

Crying doesn't solve anything.

Kembali lagi. Inilah saya. Si manusia kalong. Wanita malam. Seorang yang bakal jadi penikmat insomnia. Bah. Amit-amit.

Akhir-akhir ini sering banget bangun sampe tengah malem lewat. Huh. Padahal kan tidur itu minimal sepuluh jam sehari! Ntar kulit ama muka jadi gak mulus lagi.
*halah, apaan sih, la?*

Sebenernya tuh saya bangun sampe saat ini untuk mengerjakan laporan re. Kenapa saya malah ngeblog dan meninggalkan si laporan begitu saja? Well, ntar saya jelaskan.



Hari ini resmi jadi the day of crying. Pertama kalinya saya nangis, sejak pagi jam tujuh, sampe sekarang, jam sebelas malam. Hmmmm. Tapi nggak secara kontinuitas lho yaa. Bisa mati kering kalo kayak gitu. Beberapa jam di siang hari nggak nangis kok :P

Rentetan tangisan di awali tadi ketika baru sampai di kamar. Masih senyum-senyum nggak jelas gitu. Beres-beres kamar yang berantakan dan smell-smell nggak enak, dan nguras air di bak kamar mandi yang menggenang tak terurus selama 2 minggu. Trus tau-tau inget rumah. Inget Papa-Mama. Inget Mbak Sasa-Dek Bagus. Inget Bapak.

Voila!

Air mata pun turun satu-satu. Sejam kayaknya. Berbagai upaya menghentikannya, seperti : yman, ngenet, minum banyak air, nonton fairy odd-parents,
GAK BERPENGARUH sedikit pun.

Sama tiba-tibanya kayak kemunculannya, si air mata berenti sendiri. Ffiuh.

Sayang, nggak berlangsung lama. Setengah jam setelahnya nangis lagi. Bodoh.

Ini nih, susahnya di kamar sendirian. Kesepian.

Mana ini tuh WEEKEND, yang berarti Wisma Angkasa lagi sepi. Okelah, berautis sendirian, niat ngerjain tugas pun muncul.

Sayang beribu sayang, niat tinggallah niat. Si usb coklat yang berisi BAHAN-BAHAN penting untuk tugas gak ada di tas. Nah lhoh. Tralala~!

Iyaps! Betuuul.
K.E.T.I.N.G.G.A.L.A.N.

Bagus, ini bakal jadi alasan si Mama ngomel-ngomel lagi.

Dan saya kembali menangis.

Sialan, saya malu banget jadi begitu cengeng.


Yahh, waktu buat tangis-tangisannya usai. Saatnya rapat wisudaan. Untungnya selama perjalanan ke itb, di itb, maupun perjalanan dari itb, air mata saya nggak keluar.

Tapi begitu balik dan nutup pintu kamar,
eng ing eng....

NANGIS LAGI!

Buset. Ada apa sih ama saya ini????

Sambil nonton Pimp my ride dan Treat it Out *atau turn it out??? yah, pokoknya itulahhhh* diiringi isakan tangis, saya mengenang masa-masa liburan yang begitu cepat berakhir. Alhasil, tangisannya makin histeris (-_-') Bego.

Trus ketiduran. Hihihi. Bangun-bangun, kelaperan :D

Sepulang dari belanja, saya pun menyalakan Toshi. Berniat sepenuh hati untuk menunaikan tugas LAPORAN PRAKTIKUM RE yang deadlinenya hari Selasa. Mungkin karena deadlinenya yang masih lama, jadinya saya nggak napsu buat ngerjain.

Setelah proses panjang. Diiringi nyanyian Toshi. Sambil ngobrol via SMS dengan teman semasa SMA dan juga kakak tercinta. Si laporan HAMPIR selesai.

Hampir.

Ingat, HAMPIR.

Tinggal analisis dan kesimpulan dan lampiran ewb.



Hampir.


Merasa diri ini udah normal dan segalanya berjalan amaaat baiiik, saya senyum-senyum.



Hampir selesai.


Dan.

Tiba-tiba.



Microsoft Word stopped working
-> check online for solution and RESTART the program
-> RESTART the program


Pada intinya adalah RESTART THE PROGRAM.

Teringat bahwa itu laporan belom di save sama sekali, saya mulai panik. Dan benar sajja. Kerjaan selama 5 jam...

HILANG SEMUA.


Nangis. Nangis. Nangis.

Histeris. Gak berenti-berenti.

Menghubungi teman-teman dekat saya, dalam upaya menghentikan sang tangisan. Tapi ternyata udah pada tidur.

Lama kelamaan, saya capek sendiri dan air matanya berenti.

Pada saat itu, ada teman saya yang membalas. Langsung saya telpon, pengen curhat, sekalian pengen kangen-kangenan.

Eh, lha kok begitu diangkat, saya malah nangis lagi. Dan gak bisa ngomong jadinya. Temen saya di seberang PANIK. Hahaha.

Sekarang masih dalam upaya meredakan si tangisan ini, saya pengen curhat lewat blog. Hehe.

Abis ngepost ini, saya mau kembali lagi pada Toshi untuk membuat laporan DARI AWAL. Oia, fyi, ini saya ngetik pake si item, komputer saya. Heran, kenapa saya punya komputer DAN laptop di SATU ruangan?? Tunggu postingan tentangnya. Hohoho.

Betewe, judul postingan kali ini artinya 'menangis tuh nggak menyelesaikan apa-apa'. Nah, kenapa saya malah nangis sepanjang hari??? Ada yang bisa jawab???


Selamat malam! Selamat hari Minggu!

Ciao~!!

Read moar x)

02 October 2008

The Hars

Apakah 'The Hars' itu?? Apa itu judul sebuah film? Ataukah judul layar lebar terbaru yang akan muncul?


Hoho, bukan, sodara-sodara! Maap mengecewakan, tapi gak ada film berjudul 'The Hars', film jadul maupun yang akan datang, film dome atau manca, film di tipi atau di bioskop. Pokoknya itu bukan judul pilem.


The Hars ini artinya : Keluarga besar Harijono :)) *terimakasih untuk Mbak Sasa yang ngasih julukan keren ini xD*


Mumpung masih suasana Lebaran yang identik dengan mudik dan ngumpul-ngumpul bareng keluarga, saya pengen memperkenalkan The Hars kepada kalian semua :)



Yang pertama
adalah yang paling tua, Soemarto Harijono yang mana adalah pemimpin dari kami dan satu-satunya eyang saya yang masih hidup *hiks*. Biasanya dipanggil 'Bapak', baik oleh anak-anaknya maupun ama cucu-cucunya. Dulu TNI AU. Sekarang tinggal di Pucangan *manakah itu? ntar dijelaskan ;;)*. Baru aja ultah ke 80 *alhamdulillah diberi umur yang panjang*. Paling bijak *yaiyalah, secara paling tua*.


Yang kedua

Keluarga Bogor. Seperti namanya, tinggalnya di Bogor. Terdiri dari Pakpoh Nanang *anak pertama dari Bapak*--dari dulu saya manggilnya gini, tanpa tau artinya 'Pakpoh' hehehe :D -- dan Mamah Susi *istrinya Pakpoh Nanang*--dari dulu, saya juga kebiasaan manggil "Mamah', meski sebenernya Mamah Susi ini adalah budhe saya :)-- dan Mas Icha *anak pertama* --cakep, baik, ramah, dulu pas saya TK dan Mas Icha SMP, saya paling deket ama dia, bahkan dibandingin kakak saya sendiri-- dan Mas Ido *anak kedua* --sama cakepnya, sama baiknya, pas Mas Icha udah kuliah, saya ganti deket ama Mas Ido, lebih tua 4 taun dari saya kalo gak salah-- dan Mbak Icky *anak ketiga dan terakhir* --masih kecil, lebih muda dari adek saya. dulu itu yaaa, saya pernah mau diambil anak ama Pakpoh Nanang-Mamah Susi, soalnya Pakpoh Nanang ama Mamah Susi pengen punya anak cewek, tapi gak kesampean. saya awalnya mau mau aja, ke bogor and tinggal ama kakak-kakak cowok idaman saya, tapi lama-lama kangen Papa-Mama. alhasil, saya balik lagi ke keluarga asli saya :D alhamdulillah, lahir Mbak Icky yang meredakan ambisi Pakpoh Nanang-Mamah Susi untuk punya anak cewek.
Keluarga Bogor jarang mudik kesini. Dan terakhir kali saya ketemu, udah setaun yang lalu, pas nikahannya Mas Lilik *siapakah dia? liat saja nanti. hihihi*. Kangen dehh.... Mas Icha ama Mas Ido dah punya cewek belom yaaa? Hihi.


Yang ketiga
Keluarga Mangu. Mangu itu ada di Boyolali, deket ama Solo, di daerah sekitar Bandara Adi Soemarmo. Terdiri dari Mamah Nining *anak kedua Bapak* --pinter banget masak! xD-- dan Pakpoh Joko *suaminya Mamah Nining* --dosen hukum di UMS-- dan Mbak Pipit *anak pertama* --KECIL, MUNGIL, udah nikah, sekarang pindah di Demak ngikut suami-- dan Mas Rizal *anak kedua* --masih kuliah, saingan ama saya dalam hal 'MAKAN' :D-- dan Mas Elsa *anak ketiga dan terakhir* --sepupu paling CAKEP, menurut saya, mau dijadiin model ama Mama tapi belom kesampean.
Pas taun-taun awal pindah ke Jawa, keluarga saya numpang di sini. Begitu udah punya rumah sendiri, saya dan kakak saya sering dititipin di sini juga, kalo Papa-Mama lagi nggak ada di rumah.


Yang Keempat
Keluarga Blulukan. Blulukan tuh di deket Solo juga. Deket-deket Fajar Indah lah. Terdiri dari Mamah Nunung *anak ketiga Bapak* --dulunya pramugari, sering ngebawain oleh-oleh dari daerah yang dikunjungi si pesawat :D-- dan Pakpoh Aji *suaminya Mamah Nunung* --brewokan, ndud, rada serem tapi lucu dan nyenengin :))-- dan Mas Puput *anak pertama* --anak band. dulu sering barengan masuk rumah sakit ama saya. kalo saya diopname gara-gara tipes, Mas Puput diopname gara-gara kecelakaan motor. untung sekarang udah nggak pernah lagi-- dan Mas Bimo *anak kedua* --temennya adek saya kalo mau maen game, entah PS, komputer ataupun ke warnet. mantan calon tni, ckckck-- dan Mbak Ajeng *anak ketiga dan terakhir* --item manis, cablak, ceplas-ceplos, tapi baik hati kok, sering nraktir makanan :P.
Nah, masa-masa saya sering mampir ke rumah sini tuh pas SMA. Pas saya jadi PKS. Dimana saya sering malakin minta tolong temen saya buat nganterin pulang seusai dibentak-bentak senior rapat. Tapi berhubung rumah saya jauuuuuh, maka dianterinnya cuma sampe sini :).


Yang Kelima
Keluarga Semarang. Tak perlu dijelaskan dimanakah Semarang itu. Terdiri dari Pakpoh Toni *anak keempat Bapak* --kerja di perusahaan obat, atau jadi apoteker, atau... yah, pokoknya berhubungan ama farmasi dan obat-obatan. sering ngasih alat tulis bermerek nama obat :)-- dan Mamah Anik *istrinya Pakpoh Toni* --kerja di Gramedia. kalo beli Harpot series sambil ngasih tau saya ini sodaranya Mamah Anik, dapet diskon 20% lho! hehehe. Mamah Anik ini yang ngenalin saya ama suatu novel keren berjudul Animorph. huhu, tuh novels keren-keren....-- dan Mas Dio *anak pertama* --saya nggak begitu deket ama Mas Dio :( yang saya tau cuman... Mas Dio itu maniak game....-- dan Mas Ardhi *anak kedua* --baiiik, dulu suka maenan barbie, entah sekarang masih apa nggak, hehehe, piis, mas!-- dan Mas Rio *anak ketiga* --biasanya saya cuma manggil 'Rio', soalnya dia tuh seumuran ama adek saya. pas bayi dulu pernah digigit ama adek saya, hehehe-- dan Mas Abim *anak keempat dan terakhir* --saya nggak rela kalo manggil 'Mas'. secara dia masih keciiiil, dan keciiiiil, dan keciiiiiiil. yeah, intinya dia ini keciiiiiil. pernah dikasih julukan 'gantungan kunci' saking kecilnya. tapi akhir-akhir ini udah mulai bertumbuh.
Yeah, keluarga Semarang itu terdiri dari 5 cowok 4 cowok, 1 pria dan 1 wanita. Kayak sarang penyamun yah. Hehehe.


Yang Keenam
Keluarga Pucangan. Pucangan tuh di Kartasura, deket Solo, kalo mau ke Jogja, lewat sini. Keluarga ini adalah keluarga saya! Hohoho.
Terdiri dari Mama, Diyah Harini Kusuma Wardhani *anak kelima Bapak* --Mama saya tercinta, sering ngomel-ngomel, rada gaptek, bikin emosi kalo diajarin pake komputer, tapi saya tetep sayang kok :)-- dan Papa, Ir Junianto *suaminya Mama. yaiyalah!* --sekarang KOMANDAN DEPOHAR 50. sarjana teknik ELEKTRO subjur KENDALI. keren deh. paling jago pake komputer di rumah. sering jadi tumbal, ngerjain tugasnya Mama :D-- dan Mbak Sasa, Casandra Aleksia *anak pertama* --ketua angkatan sastra inggris UNS'07, buaya betina yang udah tobat, mencintaiku meski malu untuk mengatakannya :">-- dan SAYA *anak kedua* --tak perlu ada penjelasaaaan :))-- dan Dek Bagus, Yudhistira Bagus Wardhana *anak ketiga dan semoga bukan yang terakhir, soalnya saya masih kepengen punya adek cewek* --imut, cakep, pokoknya sosok seorang cowok idaman saya, sayang beribu sayang dia lebih muda... hiks.
Tak ada kata yang lebih tepat untuk mendeskripsikan keluarga saya selain : the most perfect family in the world. Terserah kalo ada yang mau protes :) hehe.
Oia, Bapak tinggal ama kita lho! Suatu kehormatan. Hehehe. Kayaknya sih gara-gara ada Mbak Sasa. Bapak kan paling sayang Mbak Sasa diantara para cucunya :D.

Yang Ketujuh
Keluarga Maduasri. Ada di Colomadu, deket Solo lah pokoknya:P
Terdiri dari Mamah Utin *anak keenam Bapak* --setau saya, yang paling strict ama anak-anaknya soal belajar tuh ya Mamah Utin ini, nonton tipi cuma boleh 2 jam, maen PS cuman boleh pas libur, berbagai macam les didaptarin buat anak-anaknya, tapi Mamah Utin ibu rumah tangga yang baik kok, nggak kayak Mama saya yang sebagai wanita karir jarang ada di rumah, hiks-- dan Om Nias *suaminya Mamah Utin* --ini satu-satunya yang saya panggil 'Om' di The Hars. hehehe. orangnya lucuuuu. lulusan ATMI. sekarang kerjanya berurusan ama mesin-mesin, sering kerjasama ama kantornya Papa-- dan Dek Keke *anak pertama* --lahirnya cuman selisih 2 minggu ama saya. merupakan orang yang memberikan jawaban luar biasa, 'aku gak mau pinter kok' sewaktu dibilangin ama Mbah Mul, 'rajin belajar, nduk, biar jadi orang pinter'. hehehe. shop-a-hoolic, kayak Mbak Sasa :))-- dan Dek Kiko *anak kedua* --seumurannya adek saya, tapi dia udah SMP, sementara adek saya masih kelas 6 SD. anak aksel.... menurut saya, Dek Kiko ini yang paling pinter sekeluarga. bahkan kayaknya lebih pinter dari saya. huh. hehehe, gapapa ding, malah seneng-- dan Dek Kaka *anak ketiga* --Dek Kaka ini sebenernya bukan anaknya Om Nias ama Mamah Utin, tapi anak sodara jauhnya Om Nias. ada masalah apaaaa gitu di keluarga asalnya, trus Dek Kaka diambil anak deh ama Keluarga Maduasri. gitu-gitu Dek Kaka mirip bangetttt lho ama Dek Kiko! imut-imut, masih balita xD



Yang Kedelapan
Keluarga.... Hmmmm.... Saya lupa nama daerahnya!!!! Hehe, ntar kalo inget, diubah deh :P
Terdiri dari Mas Lilik *anak ketujuh Bapak* --seharusnya saya manggilnya 'om', tapi karena umurnya yang nggak jauh beda, jadinya lebih enak manggil 'Mas' :D. cakeeeep, mirip Nugie! xD-- dan Mbak Novie *istrinya Mas Lilik* --punya usaha katering yang nunjukin kalo masakannya tuh MANTAPS! enaaak abis! dulu pas SMA, gara-gara si Mama yang nggak pernah ada di rumah dan gak bisa masakin buat makan siang, Mbak Novie nganter makanan ke Pucangan. duuh, surga dunia....-- dan Dek Megan *anak pertama* --nama aslinya Megandaru Titian Damar Langit. ada yang manggil Megan, ada yang manggil Ndaru, ada yang manggil Langit, hmmm, saya mah pengennya manggil Damar :P nih anak imuuuuut banget. sayang, dia masih belom apal muka saya, jadinya selalu nangis kalo saya deketin. hiks.
Rumah sini tuh pewe. Enak banget, rindang gitu deh. Tapi sayangnya gangnya itu lhooo. Susah diapalin :(. Jadinya sering nyasar kalo kesini ama Mbak Sasa.






Yeah.... Gila, panjang abis nih postingan. Astaga... apakah masih ada orang yang baca sampai akhir? Hahaha. Selamat saya ucapkan bagi kalian yang membaca hingga akhir.

Itulah The Hars. Keluarga besar saya. Sebenernya masih ada keluarga-keluarga yang nggak jauh-jauh amat. Tapi nggak termasuk The Hars. Lagipula, saya dah gak kuat ngetik lagi. Hehe.

Akhir kata,
ALHAMDULILLAH nih postingan selesai jugaaaa! Hahaha.


Ciao~!

Read moar x)

27 September 2008

Friend in need is a friend indeed


Seminggu terakhir ini banyak masalah yang menimpa. Eh, ralat. Banyak masalah yang saya cari :P


Masalah pertama yang merupakan akar dari segala permasalahan tuh cuman masalah kecil. Cuman kelupaan 4 angka. Yeah, saya kelupaan pin atm.


Masalah selanjutnya muncul akibat minimnya duit di dompet. Apalagi banyak yang harus dibayar. Trus tau-tau saya jadi PJ motokopi bahan kuliah Pak Hum.


Sempet stres, mikirin segala macam bon, tagihan. Bahkan ketika kacamata rusak, gak sanggup ngebenerin. Padahal paling cuman bayar 5ribu. Semuanya gara-gara dompet yang cuman berisi 10ribu *buat ongkos ke kampus-kos-kampus*



Entah kenapa rasanya tuh bener-bener tertekan. Jadi ini rasanya gak punya duit. Mikirin makan ntar gimana. Phew.


Untungnya. Ada begitu banyak teman yang bersedia membantu. Dengan gak tau malu, saya ngutang :((

Duh, rasanya gak enakeun banget. Berasa ngerepotin semua orang.

Ketakutan selanjutnya muncul. Gimana kalo temen-temen emang ngerasa direpotin? Gimana kalo mereka nolong cuma gara-gara kepaksa?

Stres muncul lagi.

Bukannya saya gak percayaan ama temen sendiri. Saya cuma gak suka ama perbuatan saya yang ngerepotin orang banyak. Padahal mereka udah cukup repot antara kuliah-himpunan-unit.


Jadi bener-bener ngerti artinya 'Friend in need is a friend indeed'.


Bahagiaaaa banget punya temen-temen yang mau aku repotin. Bahagiaaaa banget punya temen-temen yang perhatian. Bahagiaaaa banget kalian selalu ada buat aku.

Maap selalu ngerepotin. Met lebaran, met liburan. Sampai jumpa pas masuk kuliah. Mwach!


"Winter Spring Summer or Fall
All you got to do is call
And I'll be there
You've got a friend"


Read moar x)

24 September 2008

Remembrance

I remember, the way you glanced at me, yes I remember
I remember, when we caught a shooting star, yes I remember
I remember, all the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember, all the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Do you remember, when we were dancing in the rain in that December
And I remember, when my father thougt you were a burglar
I remember, all the things that we shared, and the promise we made just you and I
I remember, all the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Yes I remember, all the things that we shared, and the promise we made just you and I
I remember, all the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember, the way you read your books, yes I remember
the way you tied your shoes, yes I remember
the cake you loved the most, yes I remember
the way you drank your coffee, yes I remember
the way you glanced at me, yes I remember
when we caught a shooting star, yes I remember
when we were dancing in the rain in that December
And the way you smile at me yes I remember


-Mocca, I Remember




Tiba-tiba inget lagu ini. 'I remember', lagunya Mocca yang jadi OST Catatan Akhir Sekolah. Film yang keren banget. Ngerekam gimana kenangan masa-masa SMA mereka.


Duh. Maap yah. Lagi dalam mood kangen masa-masa SMA. Dua tahun penuh kehebohan. Wamir tercinta yang dulu kumuh banget, tapi sekarang dah di renovasi jadi keren sangat. Terutama, kangen orang-orang yang udah bikin hari-hari jadi penuh warna. Aghost, Aji, Galan, Daniel, Rho, Rhido, Ivan, Joe, Herman, Kharis, Airfun, Ryan, Abe, Angga, Awanx, Surya. Anis, Tya, Bro, Winda, Poe, Pipin, Titis. V3a, Katreen, Nia, Ayoex, Ayu satunya, Mbak Reeza, Leled. Neo, Nutdien, Sekar, Emz, Tiwi, Nesi, Lintang. Astrid, Atien, Shita, J.A, Brigit, Danis, Galuuh, Evelin, Lili, Ifah, Meme, Rifka, Anggi. Bener-bener MENAKJUBKAN hari-hari bersama kalian.
Gak sabar nunggu BUBAR GRAKS *Buka Bareng Generasi Aksel+SBI*.


Selama ini saya kangen masa-masa SMA lebih dari keluarga saya sendiri. Ama keluarga mah bisa ketemu pas liburan. Tapi masa-masa SMA gak mungkin bisa diulangi lagi. Cuma bisa nginget-nginget duluuu.


Mengenang mode ON


Paling inget tuh pas di Ruang Multimedia, ulangan pagi, smuanya di ruang itu. Yang ada di kanan-kiri-depan-belakang saya selalu minta contekan matematika. Yang paling sering minta tuh Rho, padahal dia sebenernya lebih pinter dari saya. Ckckck. Trus yang telat-telat pada duduk di belakang, dengan tekanan dari Pak Za yang ngomel-ngomel *Titis telat mulu tuh hihi*.

Ruang multimedia juga jadi tempat REMIDI DAN FISIKA. Asal tau aja, biasanya fisika tuh NGULANG semua, se-51 orang ini :)) Tapi ntar di raport, nilainya bagus-bagus kok. Maap ngerepotin mulu, Pak Koes :)

Pas 17an, pada heboh bikin-bikin hiasan. Yang biasanya maen-maen, ikutan kerja. Gak ada yang nganggur. Meski aksel 2 gak pernah menang selama 2 taun, tapi kelas kita KEREN kok, guys! :D

Pas bubar. Yang mempelopori tuh X aksel 2. Dengan Anis Winda sebagai kordiv konsumsi. Dan kita-kita sebagai konsumen. Games-games yang aneh, truth yang gak mutu *Rhido, aku masih inget dulu kamu milih aku sebagai 'cewek yang mau dijadiin pacar' lho! sayang langsung lengser begitu muncul Monmon :))*
Trus taun berikutnya, diadain lagi tapi satu angkatan 3 diundang. Ada tambahan kultum *kuliah tujuh belas menit* dari Pak Nurdin, pembukaan dari Pak Koes. Waaa, kangeeen!



Paling berkesan tuh pas ngeOSPEK aksel 4th. Sampe bikin Monika nangis. Yang cowok-cowok ngeceng Elsa. Wuaah! Acara kita KEREN BANGET!


Mengenang mode OFF


Banyak skandal seangkatan *sebagian besar berkat saya :)*, antar angkatan, bahkan antar reguler-aksel. Ada juga sedikit masalah antar reguler-aksel, tapi gak sampe jadi gedhe.


Semua itu kenangan yang paling berharga buat saya. Pengen banget bisa naek mesin waktu buat balik ke masa-masa itu. Tapi seberapa besarnya keinginan saya, sekuat apapun saya berdoa dan berharap, masa-masa itu udah lewat. Udah berakhir.

Yang tersisa cuma kenangan.


Asal tau aja, kawans, apapun yang terjadi, sampai kapanpun, 51 orang yang saya anggap sahabat paling dekat itu kalian *iya, Be, bahkan setelah apa yang kamu perbuat. see, aku pemaaf banget kan? awas aja ntar pas ketemu >:)*.

Maap, akhir-akhir ini gak ngehubungi kalian. Maap, beberapa minggu ini seolah ngelupain kalian.

Really miss you all. Can't wait for 280908.



"If you live to be 100, I hope I live to be 100 minus 1 day, so I never have to live without you."

-Winnie the Pooh

Read moar x)

22 September 2008

Pengingat Reminder

Di saat liburan tinggal beberapa hari lagi. Di saat otak udah gak 'ngeh' dibuat ngomongin kuliah. Di saat hati kangen stengah mati dan gak tahan buat ketemu rumah beserta para penghuninya.


1. Di suatu hari yang cerah. Dalam ruang kuliah yang dingin ber-AC. Si ibu dosen algoritma dan stuktur data berkata dengan riangnya, "Selasa kita kuis yaa!"

2. Hari Senin Praktikum Sisdig ceria. Dengan laporan yang dikumpulkan besoknya. Dengan kata lain, bakal begadang buat bikin laporan. Skill deadliner amat berguna untuk hal ini :)

3. PR si RE dikumpulin hari Rabu. Which mean Selasa malam akan dihabiskan berkutat dengan Sadiku. Dan itu gak menjamin bakal selesai pada paginya :)

4. Jumat sore, kepulangan J-6, ada praktikum Algoritma dan struktur data. Penyiksaan batin sebelum liburan 2 minggu.




Bukannya saya mengeluh. Nggak, bukan gitu maksudnya. Eh, iya deh, dikit mungkin. Oke, rada banyak. Tapi saya nggak bermaksud mengeluuh! Saya tetap menghadapi minggu ini dengan ceria.


Selama ini saya kebanyakan ngeluh. Padahal harusnya saya bersyukur karena telah diberi begitu banyak nikmat oleh Sang Pencipta. Bahkan saya masih diberi kesempatan untuk hidup. Alhamdulillah.


Kebanyakan ngeluh, sering gak bersyukur. Mungkin itu sebabnya saya diingatkan oleh Yang di Atas. Nggak berat, cuma si 'tempat pensil' beserta isinya aja yang ilang. Gara-gara kecerobohan saya sendiri sih :)


Bukan barang mahal. Bisa diganti. Tapi beberapa barang di dalam si tempat pensil itu punya kenangan-kenangan yang berharga. Entah kenapa, saya itu tipe orang yang gak bisa ngebuang suatu barang cuma gara-gara kenangan yang ada bersama si barang itu. Kamar saya penuh dengan barang-barang gak penting yang gak tega saya buang.


Dan begitu si tempat pensil ilang. Hmmmm. Shock. Gak rela. Pengen nangis. Mulai lebay dan merasa semua ini gak adil.


Trus keinget satu ucapan teman SMA saya, "Kalau ikhlas ngerelain barang yang ilang, pasti ntar dapet ganti yang lebih baik."


Trus inget nasib si Noki. Dan ganti yang lebih baik : Mino tercinta.


Trus saya pun sadar. Dan mengucap 'alhamdulillah'. Buat apa? Buat semuanya. Semua yang telah diberi pada saya. Segala kenikmatan di dunia ini. Alhamdulillah.


Untung hanya sebuah tempat pensil beserta isinya yang digunakan sebagai pengingat. Terima kasih ya Allah :)


Tugas-tugas yang tiba-tiba menumpuk di minggu terakhir ini juga merupakan pengingat. Saya yakin itu. Pengingat supaya saya nggak jadi deadliner lagi.


Kuis Algoritma dan Struktur Data udah diumumin dari hari Kamis lho! Ada 5 hari buat mempelajarinya. Dan apa yang saya lakukan? Nothing.
PR si RE juga diumumin sejak hari Rabu. Seminggu FULL ada untuk mengerjakan. Apa yang saya lakukan? Ngeliat soal nomor 1 dan tertidur.
Praktikum dan laporan itu mah gak ada yang bisa diapaapain :))


Nah. Liat. Ada waktu hampir seminggu untuk menyelesaikan tugas dan mempersiapkan kuis. Apa saja yang saya lakukan? Nonton tipi. Maen ama Toshi. Nyampah bersama kawankawan. Semua kegiatan yang bisa dibilang gak berguna dan membuang waktu.


Wahaha. Seandainya saya nyadar dan nyicil dari dulu-dulu. Sekarang menyesal deh :P


Makanya. Ini adalah sebuah peringatan. Suatu pengingat! Coba bayangin 10 taun lagi di saat saya udah kerja dan tetep deadliner. Waaah. Jangan sampai.
Alhamdulillah, diingetin.





Akhir postingan kali ini, saya tutup dengan harapan.
Semoga aja saya berubah menjadi lebih baik, lebih banyak bersyukur, lebih rajin dan lebih dewasa. Amiin :)


*ikut-ikutan orang-orang yang selalu ngasih quote di blog mereka :) tapi kalo mereka ngasih quote yang menginspirasi, saya ngasih quote yang 'rada' sampah*


"How do you measure a year in the life?"

-RENT, Seasons of Love

Read moar x)

17 September 2008

Telat Mosting :P

Hai. Lagi ada di kampus nih. Ada kuliah jam 7 tapi kecepeten berangkat. Jadinya sekarang ketika saya mengetik ini yaitu jam 6.45 waktu Mino atau 6.36 waktu esia, saya udah gajel di sini.


Julukan 'deadliner' hampir lepas dari image saya. Laporan PRE udah kelar tadi malem, jam 23.30 waktu jam dinding kamar atau jam 23.15 waktu sesungguhnya. Yeah! Rekor!! Ahaha. Tau kenapa saya bisa secepat itu? Sini saya kasih tau rahasianya. Soalnya Mino pingsan akibat hang. Jadi gak bisa yang namanya mainan ym, internetan, smsan, dkk. Yeah yeah. Besok besok kalo mau bikin laporan, jangan lupa bikin Mino pingsan dulu :P



Tapi yang namanya image emang gak bisa lepas semudah itu. Masih ada tugas tugas yang belum sempat saya sentuh. Contoh : RE dengan deadline ntar siang, Strukdis yang deadlinenya habis RE, juga Matek yang deadlinenya habis Strukdis. Heuheu. Hiks hiks.


Yaudahlahyaaa.

***

Sekarang saya lagi nggak bisa ngomong. Gara gara si tenggorokan yang sakitnya masya allah. Sebenernya suara saya masih ada, mau teriak teriak juga bisa. Tapi kalo dibuat ngomong atau bahkan teriak, ampuuun mau mati rasanya. Dan batuk batuk yang menyusul setelahnya itu... oh, god. Nyeri abis.


Dan bodohnya, saya itu udah gak minum obat, tiap buka puasa selalu minum es. Hehe. Kalo kayak gitu mulu, kapan sembuhnya yaa?
:P


***

Ada yang lucu kemaren sore. Saya berkunjung ke blognya Ryan. Trus baru tau kalo anak Informatika bikin suatu web agregator. Alamatnya tulangbelakang.co.cc. Langsung klik aja. *haha, kok jadi promosi?*


Pas baca blognya si Ryan, saya baru tau maksudnya agregator itu apa. Trus pas ke tulangbelakang.co.cc, saya baru nyadar kalo domain name 'co.cc' itu bisa buat blog.

Maklum lah ya, 'co.cc' yang selalu saya buka itu elmmvii.co.cc
yang mana adalah sebuah forum. Hehehe.

Dah dulu ya. Mau ngerjain RE. Ciao!

Read moar x)

10 September 2008

What a Wonderful Day :)

Konbawa~!

Hai hai hai. Saya sedang di kamar yang hangat, berbalut selimut dan dengan santainya menonton tipi. Sambil mencoba mencicil laporan sisdig, yang mana saya akan melakukan praktikum itu besok pagi dan laporannya kudu jadi lusa. Kapok jadi deadliner, sumpah.

Dan inilah saya, menatap laporan setengah jadi. Tinggal ngopy abstrak ama dasar teori milik siapa pun yang mau. Trus ngetik hasil percobaan, asal bacot analisis, dan ngarang kesimpulan. Hahaha.



Ngomong ngomong. Hari ini cukup amat menyenangkan. Minus kuis dadakan matek.

Kenapa menyenangkan? Mari saya jabarkan.

Hari ini dimulai dengan cukup indah. Dimana saya bangun cukup telat dan bikin saya lumayan segar karena tidur lebih lama. Meskipun begitu, saya nggak telat masuk kelas PKn! What the heaven...? Jujur, saya merasa senang di awal hari ini :)

Lanjut. Waktu luang antara PKn dan RE saya gunakan untuk mengerjakan tugas RE. Sebenarnya saya pengen belajar algor. Sayang sekali, yang kemaren janji mau ngajarin kayaknya kelupaan :P

Tugas RE selesai. Saya beranjak ke TP PSD *praktikum sistem digital*. Untung ada Dila :) *Dila ini satu dari 3 cewek yang dengan penuh keberanian masuk power dan perlu digaris bawahi, dia ini pinter*

TP belum selesai. Tapi so what lah. Pelajaran Pak Eniman dimulai. Wahaha, ternyata
serangan kantuk Pak Eniman tak bisa dikalahkan oleh siapa pun. Berkat Plurk, saya bisa bertahan. Tapi materinya gak nangkep :(

Habis itu kosong. Trus matek. Seperti yang sudah saya singgung, matek ada kuis. Cuman 3 soal. Saya berhasil ngejawab nomer 1. Nomer 2 tak tau caranya, saya coba kerjain eh malah makin blibet. Hihihi. Nomer 3 sebenarnya saya tau caranya, tapi waktu habis. Yaudahlahya. Salah siapa nggak ngedengerin kuliah kemaren kemaren?





Intermezzo ON

Tadi saya curhat curhatan ama Esqi yang mana adalah orang yang berhasil mengerjakan itu kuis dalam waktu singkat. Trus Esqi ngebocorin rahasianya : jadilah rajin. Bahkan, kata Esqi, 'Rajin terkadang ngalahin pinter lho' *oke, bukan gitu tepatnya*

Berkat Esqi, semangadh saya muncul. Bagaimanapun, saya ini punya otak tersayang yang bisa dibilang lumayan. Kalau mau, saya bisa kok ngalahin Om Amril. Bahkan Amel ama Ina aja saya ajarin Strukdis! *malah nyombongin diri, haha*

Saya pasti bisa mendapat IP 4! Yeahhh!

Intermezzo OFF




Sampe mana tadi?

Oia. Habis Matek, giliran PRE dan PSD. Pas PRE ini enak banget. Se EL, dijadiin 1 kelas. Mana ber AC pula. Hho, andai Pak Mervin di depan ngomongnya lebih lambat xP

PSD. Saya nggak merhatiin si Bapak. Malah sibuk ngeliatin dia. Hhaha. Tumben tumbenan dia keliatan cakep :D

Dan selesai. Itulah kira kira kerjaan saya seharian ini. Banyak nyampah yang nggak dicantumkan, demi menjaga nama baik sang penulis. Hoho.



Read moar x)

07 September 2008

Tiga Sampahan

Hai.

Sejujurnya saya nggak tau mau nulis apa. Tapi ada sesuatu yang mendesak saya untuk posting. Dan di sinilah saya, mulai meracau.



Sampahan Pertama

Udah dua orang yang berkata seperti ini, "Lebih terbuka dong, La!"

Mereka membuat saya bengong, bingung, heran. Emangnya saya orang yang tertutup yah??

Setau saya, saya ini orang yang cukup terbuka. Saking terbukanya, jika ada seseorang yang mendesak saya sedemikian rupa, saya akan menyemburkan rahasia rahasia saya. Makanya, tempat sampah teman curhat saya pun banyak.



Usut punya usut, dua orang yang saya ceritakan di atas itu ngerasa saya lebih terbuka di blog dibandingkan ke mereka. Jadi, saya nggak cerita apa apa ke mereka, tapi ngepost di blog. Begitu mereka baca blog ini, mereka marah. Gitu deh.

Dan saya cuma bisa nyengir. Seperti yang sudah saya bilang, kalau ada yang nanya sambil mendesak, saya bakal cerita. Tapi kalo nggak ada yang nanya, kecil kemungkinannya saya buka mulut.

Nah. Salah siapa coba? :P


Yaudah, sekarang saya sedang mencoba nggak terlalu terbuka di blog. Biar gak ada yang kecewa lagi. Win win solution kan? XD



Sampahan Kedua


Saya ini punya feeling yang lumayan kalo
menyangkut masalah cinta. Ulangi, masalah cinta di sekitar saya . Jadi, saya bisa ngerasain kalo si ini suka itu dengan ngeliat perilakunya.

Tapi. Entah kenapa. Kalo menyangkut diri saya. Saya amat sangat nggak peka.

Udah dari SMA nih, kayak gini.

Pas ada yang ngomong si itu ngincer saya, saya nggak percaya.
Eh, ternyata beneran.

Trus pas ada yang ngomong temen sekelas saya itu suka ama saya, saya juga nggak percaya. Lha wong kita tuh udah deket gitu. Mana mungkin dia suka ama saya. Eh, dua taun kemudian, dia ngaku kalo emang pernah suka.

Di masa kuliah ini juga gitu. Berasa udah deket, kayak sahabat gitu. Tau tau ditembak.

Buset dah. Saya memang bodoh. Nggak peka banget.

Dan ke-nggak peka-an ini kayaknya bikin beberapa orang gregetan. Hahaha. Tauk deh. Emang saya gini. Apabolehbuat xDD



Sampahan Ketiga

Masih tentang kehidupan cinta. Hmmm, emang gak ada bosennya kalo ngomongin cintaaa.
Hahaha.

Intermezzo dikit. Dari status status ym kemarin malam, sebagian besar teman teman sedang terkena virus cintaaa. Aiiih.

Back to topic lagi.

Jadi. Tentang cinta. Hmmmm.

Gini. Saya itu bukan tipe orang seperti kakak saya yang bisa dengan mudah ngomong, 'i love you' di akhir tiap pembicaraan kalo di telpon. Dan saya bukan tipe orang seperti seorang teman saya yang selalu menunjukkan rasa sayangnya dan kayaknya tiap ditemui selalu ditemani sang pacar.

Saya ini tipe orang yang biasa aja. Gak suka nunjukin kalo saya tuh sayang. Perlakuan juga sama kayak temen yang laen. Jadi keliatan kayak status doang tanpa hubungan. Hahaha.

Udah berapa orang yah yang protes ama kelakuan saya ini? :D




Udah ah. Makin lama makin ngelantur. Hha.

Sampai jumpa kapan kapan.





Read moar x)

04 September 2008

Menahan Hawa Napsu

Puasa itu nggak cuma menahan lapar dan dahaga. Tapi juga menahan napsu.



Dulu saya yang masih kecil dan amat polos serta lugu, nggak begitu ngerti kenapa kita harus nahan napsu. Bagi saya, napsu itu paling hanya napsu baca komik, nonton tipi, ama pengen maen-maen ke gramed. Biasalah, anak kecil :))

Tapi Ramadhan tahun ini, saya akhirnya mengerti dengan apa yang dimaksudkan kata-kata di atas. Now I can see the world clearly *oke, nggak nyambung, haha*.


Kenapa saya tiba-tiba saja bisa mengerti akan arti si kata-kata di atas?? Well, semuanya gara-gara 'dia'. Bagi beberapa teman yang sudah saya curhati, pasti tau siapakah 'dia'. Yang belum saya curhati, jangan asal tebak yah.

Di hari kedua puasa, saya melihat si dia. Bodohnya, biasanya kan saya tuh biasa aja. Entah kenapa pas hari itu dia keliatan begitu cakep. Oh, man, itu bikin saya berdebar-debar. Dan dapat dipastikan, saya tidak bisa menahan hati.

Terancam batal.

Atau malah udah batal?

Well, semua itu masih misteri.

Setelah menyadari bahwa melihat dia bbisa berakibat buruk pada ibadah yang saya lakukan, saya pun berusaha semaksimal mungkin supaya nggak ngeliat dia. Lucunya, tiap beberapa menit gitu, saya nggak sengaja bertemu pandang. Mau mati rasanya. Terjebak di keadaan yang amat sulit.

Baru kali ini saya ngerasain yang kayak beginian. Dan jujur, saya lebih suka jika saya bisa bersikap biasa tanpa perlu menghindarinya. Oh, andai saya bisa kembali ke masa-masa dimana saya nggak ngerasain perasaan ini.


Oke, ganti topik. Kalo mikirin dia, bisa-bisa saya batal beneran nih. Lagipula, ntar saya dianggap selingkuh. Oh, tidak. Saya bukan cewek macam itu :)


Saya kembali mengganti tampilan. Kali ini berwarna abu-abu. Dengan sedikit sentuhan ungu di beberapa tempat. Sayangnya, header yang keren itu ukurannya NGGAK PAS! Astaghfirullah. Berarti saya kudu ngecilin si header supaya pas. Berhubung saya nggak bawa file CDR nya, saya nggak bisa ngebenerin si header hari ini. Semoga aja saya bisa menyelesaikan masalah blog ini sebelum puasa berakhir. Hahaha.

Sebenarnya saya punya cita-cita pengen bisa bikin theme sendiri. Tapi berhubung saya nggak punya bakat, dan amat sangat malas untuk belajar bikin begituan, kayaknya mimpi tinggallah mimpi.

Betewe, sekarang saya ngetik post ini pake laptopnya si Yonny. Dan dari tadi Yonny udah ngomel-ngomel pengen make si laptop. Jadi, saya sudahi dulu yah. Sampai jumpa kapan-kapan.


Ciao!

Read moar x)