OHASTAGA!!
He's alive!! He's alive!! XD
Sayangku, betapa senangnya diriku melihat kau bangkit lagi <3
Dan ada yang sangat menyentuh di chapter Naruto kali ini. Hiks. Betapa Kakashi dan Sakumo bener-bener bikin hati saya melonjak-lonjak kegirangan.. *nyusut ingus*
Bang KISHIMOTO, I loph yuu, bang!!
29 May 2009
HIDUP, HIDUP!! XD
28 May 2009
Shock and Happy
Seperti yang anda sekalian tau--eh, belom pada tau juga deng ya xP--saya adalah author di ffn. Silakan lirik sidebar kiri dan click yang 'FanFiction', jangan lupa tinggalkan sedikit kesan-kesan ataupun cacimaki ;)
Oia. Balik lagi. Nah. Berhubung udah lama saya nggak ngepost fic baru--gara-gara UAS *lirik sebel sama minggu UAS*, saya udah lama nggak buka account saya. Baru sekarang ini saya tadi buka account dan iseng-iseng liat bagian 'Traffic'.
DAN TERNYATA ADA SESUATU YANG BIKIN SAYA SHOCK!!!
Apa itu??
Liat deh. errr, keliatan nggak?? Kalo nggak, mari saya jelaskan...
Bagian yang biru adalah HITS dari story yang saya bikin sementara bagian kuning adalah VISITOR yang berkunjung. Dan bagian paling kiri itu berasal dari Indonesia, dilanjutkan USA, UK, Canada, Germany, Australia, France, Austria, Oman, Singapore, Malaysia, Pakistan dan Netherland (yang kepotong ituh).
Yang menarik adalah jumlah visitor tersebut.
OHASTAGA. USA 131 visitor!!!
BUSED. Sejak kapan account saya populer di antara author USA???
Dan kemudian saya liat bagian ini:
Ada satu cerita buatan saya, berjudu 'Damn You, John Winchester'. Isinya tuh drabble tentang perasannya Dean di salah satu episod Supernatural gitu, di saat dia ketemu adek barunya dan... ah, spoiler, nggak jadi deh xP. Dan fic itu dikunjungi 185 visitors.
Ah. Saya baru ngeh. Saya kan bikin itu pake bahasa inggris. Pantes aja banyak orang USA sama UK yang berkunjung. Hihihi. Saya seneng deh x)
Tapi kok... ripiunya cuman 3 yah? ;P
My Name (in Cyber and Real World)
Akhirnya saya ganti nama di blog dan plurk dengan nama ini. Sebelumnya saya udah terlebih dulu pake nih nama di sini, sini, dan sini. Officially, 'Ardhan Winchester' ini adalah nama cyber saya :)
Saya mau sedikit bercerita tentang nama ini.
Yang nggak mau tau sih nggak usah ngelanjutin ;)
Ehem. 'Ardhan' berasal dari nama terakhir saya. Dan jika anda sekalian melihat profil saya di blogger, pasti anda akan menemukan bahwa nama terakhir saya itu 'Nike' dan kemudian bertanya-tanya "apa hubungannya 'Nike' sama 'Ardhan'?"
Hehehe. Sebenernya nama terakhir saya jarang banget saya publikasikan di dunia maya. Dan bahkan di dunia nyata pun saya lebih suka menyingkat dan cuma nulis 'W'. Bukannya saya nggak suka nama terakhir saya. WOH, ngarang. Malah saya suka banget ini nama. Diambil dari nama Mama saya dan selalu bikin saya keinget adek saya yang super cakep XD.
Liat deh email saya yang di hotmail. 'w.ardhan.y@hotmail.com'
Wardhany. W ardhan y. W Ardhan y. w Ardhan y. w ARDHAN y. *disepak* :))
Pokoknya itu asal nama 'Ardhan'.
Yang bikin saya suka nama ini adalah... nama terakhir adek saya yang super cakep itu juga mengandung 'ardhan'. Yeah, 'Wardhana'. Dan ini bikin saya ngerasa sehati sama my lil' bro. Oh, harap diingat, saya pake nama ini bukan gara-gara saya brother complex--meski memang saya ini brother complex sih. It's just so perfect to me.
---
INTERMEZOO, INTERMEZZO, INTERMEZOO!
Ngomongin nama terakhir saya bikin saya jadi pengen ngejelasin tentang nama asli saya sepenuhnya. Nama yang sebenernya bikin beban dan rada nyebelin kalo diinget-inget. Tapi nama ini INDAA~H x)
'STELLA NIKE WARDHANY'
Do you know where my name came from? =)
Mari bertahap kita analisis. (Oh betapa saya suka bagian menjelaskan nama ini xD)
'STELLA'. Saya pernah nyari di buku pintar dan kamus arti nama anak. Artinya 'bintang'. Kalau anda penggemar gundam dan pernah nonton Gundam Seed Destiny, pasti kenal seorang tokoh antagonis yang sebenernya cuma dimanipulasi otaknya biar terlihat kejam padahal dia begitu polos dan cuma pengen hidup lebih lama. Yeah, 'Stellar Loussier'--yang pas ditayangin di Indosiar malah jadi 'Stella'. Mehehe. Pokoknya saya sukaaa banget nama ini dan artinya itu (yang berimbas ke saya jadi suka si Stellar Loussier ini (back sound: SIAPA NANYA??)).
Sayangnya. Bukan itu yang dipikirin Papa Mama pas ngasih nama ini ke saya.
The real meaning of my first name is... Saya lahir pas Papa masih sekolah, S1, Teknik. Dan tempatnya sekolah itu... STTAL (Sekolah Tinggi Teknik Angkatan Laut). Sebenernya saya sering heran, Papa itu TNI-Au, tapi kok sekolahnya di AL?? Well, masih misteri.
STTAL. Coba deh T terakhir diganti E. Trus A ditarik ke akhir. Dobelin L. Voila! STELLA!
Yeah. Mama saya kreatif. Sense of naming yang menarik. Tapi coba anda lihat nama kedua saya. Artinya lebih menarik.
'NIKE'. Yang kebayang pertama kali tuh merk sepatu olahraga. Iya, yang logonya kayak tanda centang itu. -____-'' Berkali-kali saya nyariin artinya dimana-mana, tetep aja nggak nemu.
Ternyata oh ternyata. Tau jurusan apa yang diambil Papa saya pas di STTAL itu? TEKNIK ELEKTRO. tekNIK Elektro. tek NIKE lektro. Jadi deh.
Rupanya dari sejak saya lahir, saya udah ditakdirkan masuk teknik elektro. OOH *nyusut ingus*. Bayi mungil yang masih polos itu nggak tau dia harus menghadapi bahaya transistor dan medan elektromagnetik di usianya yang ke-17 nantinya. Hiks.
SUPERB. Itu yang saya pikir dari sense of naming Mama saya. Ada nggak sih yang ngasih nama anaknya dengan pemikiran seperti iniiii? Oh, ada deng. Hehehe *lirik-lirik Halida Astatin*.
Yang 'Wardhany', jelas. Udah saya jelasin kan di atas? :) Lucunya, nama Mama saya yang diambil sebagai awalmula nih nama itu 'wardhani'. Ya, pake 'i' bukan 'y'. Dan tiap kali Mama nulis nama saya, selalu 'Wardhani'. Dan harus selalu saya tunjukin akte kelahiran biar Mama nyadar bahwa nama saya 'Wardhany' -___-
INTERMEZOO SELESAI :)
---
Nah. Sampai dimana kita tadi?
Oia. Ardhan. Sudah cukup jelas bukan?
Beranjak ke 'Winchester'. Nama keluarga yang menarik kan? :)
Bagi yang pernah nonton Supernatural, pasti tau darimana saya ngebajak nama ini. Bagi yang belom nonton, TONTONLAH SEKARANG JUGA, TEMANS! FILM SUPER KEREN DENGAN PLOT PALING TWISTED DAN YANG PASTI PEMERANNYA GANTENG-GANTENG! XD
Ehem. John Winchester, Dean Winchester, Sam Winchester. Tiga orang ini terkutuk. Halah, NGACO. Eh iya sih, dikutuk dengan KETAMPANAN MEREKA. AWWWW. Hahaha. *stres*
Keluarga Winchester adalah tokoh utama di serial ini. Terutama Sammy dan Dean. Oke, oke, Sam fokus utamanya di season-season awal. TAPI SEASONS 4 MILIK DEAN, FELLAS! XD
Bused. Tiap kali saya nulis kata 'Dean', otak saya langsung mengirimkan sinyal-sinyal untuk membahas BETAPA GANTENGNYA JENSEN ACKLES SEBAGAI DEAN! XD
Ya ampun. Mulai lagi. Mari kita sebut mereka sebagai 'S' dan 'D' aja. Biar saya nggak terlalu histeris ntar :3
Kembali ke pokok pembahasan kita. 'Winchester'. Saya ngambil nama ini sebagai my last name BUKAN karena saya pengen jadi adek mereka. YA AMPUN. Udah cukup saya nggak bisa ngecengin adek saya sendiri gara-gara pertalian darah. Masa' saya juga nggak bisa ngebayangin saya kencan bareng S dan D gara-gara saya ngaku sebagai adek mereka?? Ogah.
Nama terakhir ini saya pakai semenjak saya menikahi salah seorang anggota keluarga Winchester :">. Oke, cuma dalam bayangan saya begitu sih. Maklum, nafsu fangirling saya nggak tertahankan. HUAHAHAHA.
Pertanyaannya adalah: Anggota yang mana yaa?
Apakah sang ayah yang meskipun udah tua tapi masih tertera jelas ketampanannya? Ataukah si D yang OHDEMIAPAPUN gak ada yang ngalahin kegantengannya? Atau malah si S yang--hemm katanya sih--the most handsome guy in the serial?
Pertama, meski John memang ganteng, tapi saya nggak suka sikapnya ke D dan S. Dan itu jelas mencoret namanya sebagai orang yang bakal saya nikahi--kalau bisa. Lagipula, saya lebih nganggep dia sebagai ayah saja--ayah mertua, hihihi.
Kedua, si S yang katanya ganteng. Tapi saya nggak merasa dia sebegitu ganteng kok. Dan akhir-akhir ini nyebelin. Bah. Bego. Dimanipulasi demon aja mau. BODOH! *digebuk Jared FC*
Dan mengantarkan kita ke juara... DEAN WINCHESTER. Dengan muka super cakep, sikap yang slenge'an, berandalan tapi baik dan MIKIRIN KELUARGANYA lebih daripada dia mikirin diri sendiri. He's absolutely my Mr Right. Peduli amat dia playboy. Peduli amat pasti ada scene dia ngegodain cewek-cewek di tiap episod. Yang penting kan saya udah nikah sama dia XD *digiles sama Dean+Jensen FC*
Resmilah saya bernama ARDHAN WINCHESTER :)
PS:
Masih inget Mino Winchester dan Ez Gray? Anggap aja Mino adalah realisasi Dean Winchester yang lebih setia. Dan Ez adalah realisasi Jake Gray yang lebih 'nakal'. Well, Dean Winchester dan Jake Gray (dari film Devour, FYI) adalah tokoh yang sama-sama diperankan oleh Jensen Ackles. Saya nggak senista itu sampe ngejar-ngejar Jensen. Cukuplah saya mendamba Dean dan Jake aja :)
Her and Him and Him
Ini pertama kalinya saya posting fic buatan saya di blog ini. Hihihi. Habis nggak tahan godaannya. Pengen tau respon teman-teman (baca: minta dicaci-maki). LOL.
Cerita ini saya ketik karena ada tawaran challenge dari infantrum '50 Sentences' and you know what, inspirasi muncul dengan pairing yang tak disangka-sangka =)) Dan ternyata saya suka bikin fic dengan format pendek-pendek kayak gini (bahkan ada yang cuma satu kalimat doang!).
---
Title : Her and Him and Him
Author : Ardhan Winchester (as in here and there) atau Stella Nike Wardhany (as in real life :))
Pairing : Mino/Stella/Ez (Hell yeah, you are definitely right, fellas! XD)
Genre : Romance/NGACO (Huahahaha)
Rating: K (untuk plotnya) atau T (untuk kengacoan dan sakit jiwanya XDDD)
Warning: Penuh self-insert dan MARY-SUE. Dan full NARSIS, honey :)
-
1. Biru
Hitam gelap dihiasi biru cerah adalah warna khas Ez. Warna biru itu lah yang membedakannya dengan Mino—yang selalu berhitam-ria setiap saat. Dan Ez bangga karenanya—ia lebih stylish dari pria itu.
2. Akhir
Stella mengira kisahnya dengan Mino berakhir ketika laki-laki tersebut jatuh sakit dan muncul Ez di kehidupannya. Tapi syukurlah perkiraan gadis itu salah.
3. Empat
Mino adalah yang keempat bagi Stella—setelah Sammy, seorang yang tak diingat namanya lagi oleh Stella, dan Noki. Dan Stella berjanji pada soulmate tercintanya bahwa dialah yang terakhir untuk selamanya. Tapi mereka berdua belum bertemu Ez pada saat itu.
4. Jiwa
Meskipun Ez sering kali berhasil mengambil hati Stella, tetapi jiwa gadis tersebut telah diambil oleh Mino. Sampai kapanpun pria ini takkan mampu merebutnya.
5. Bintang
Bintang adalah arti dari nama Stella. Dan gadis itu selalu mengatakannya pada Mino dan Ez setiap saat—hingga keduanya bosan setengah mati.
6. Rahasia
Sosok Ez yang menawan dan jahil pernah menjadi tempat Stella bersandar ketika Mino sekarat di rumah sakit. Tapi hal itu merupakan rahasia yang takkan pernah dikatakannya pada Mino. Maupun pada Ez.
7. Cinta
Apakah cinta itu? Stella tak bisa hidup tanpa kehadiran Mino di sisinya. Apakah itu yang dinamakan cinta? Lalu apa nama perasaan yang muncul terhadap pria yang baru saja muncul di kehidupannya—si Ez Gray?
8. Dia
Dia muncul tiba-tiba, merebut perhatian Stella dan hampir menggantikan posisinya di hati gadis itu. Oh, betapa Mino membenci Ez.
9. Musik
Stella berkenalan dengan Mino karena suara nyanyian laki-laki itu yang merdu. Dan kali ini gadis itu berjumpa dengan Ez akibat kemampuannya mengekspresikan musik. Siapa sangka Stella memiliki ketertarikan yang aneh terhadap orang-orang yang memiliki bakat dalam hal bermusik?
10. Hampa
Hanya tiga minggu kurang Mino dirawat di rumah sakit. Dan selama itu Stella merasa hidupnya terasa hampa.
11. Mungkin
Mungkin jika Mino meninggal dalam sakit, Ez akan mampu memiliki Stella seutuhnya. Mungkin, pikir Ez getir.
12. Pencuri
Stella kehilangan Noki akibat ulah seorang cewek pencuri busuk. Kali ini Stella berjanji akan melindungi Mino dari tangan pencuri-pencuri usil yang ada. Tapi yang ditakutkan Mino adalah hati Stella yang dicuri oleh Ez.
13. Dingin
Terkadang Stella merasa Ez sangat dingin—sesuai dengan namanya yang bisa dibaca ‘es’.
14. Hancur
Tak terbayangkan betapa hancurnya hati Stella saat pertama kali mendengar vonis mengenai penyakit Mino.
15. Diam
Ez sebenarnya adalah tipe laki-laki cool yang jarang berbicara. Tapi Stella tak memperbolehkannya diam selama berada di dekatnya.
16. Malam
Tak peduli selarut apapun, kedua orang itu akan selalu ada jika Stella membutuhkan mereka.
17. Matahari
Mino adalah matahari yang selalu menghangatkan hati Stella di saat-saat tergelap hidupnya.
18. Kenapa
‘Kenapa aku tidak bertemu Stella sebelum dia bertemu Mino?’ Pertanyaan itu muncul di benak Ez setiap saat. ‘Kenapa?’
19. Kunci
Stella menaruh kunci hatinya di lubang pintu. Hal itu sengaja ia lakukan supaya Mino mudah masuk. Tapi hal itu juga membuat Ez tidak kesulitan menyelinap.
20. Hujan
Gadis itu protektif dalam melindungi Mino. Ia tak akan membiarkan air hujan mengenai pria ini dan membuatnya sakit lagi.
21. Hitam
Ez selalu menyindir cara berpakaian Mino yang hitam-hitam. Tapi Mino tahu bahwa laki-laki yang lebih muda darinya ini hanya iri karena Stella selalu memuji betapa tampannya ia dalam hitam.
22. Biskuit
Cukup sogokan sebungkus biskuit untuk membuat Stella berhenti merajuk. Harus yang coklat, tentunya.
23. Air
Jika Stella mulai berapi-api, Mino dan Ez harus menjadi air yang memadamkan emosi gadis itu dan menenangkannya.
24. Curang
Berusaha merebut kekasih milik seseorang yang sedang dirawat di rumah sakit adalah hal yang curang dan tak termaafkan. Tapi Ez tak terlalu memikirkan hal itu.
25. Mimpi
Semenjak mengenal Ez, Mino selalu dihantui mimpi buruk setiap malam.
26. Hilang
Suatu hari Stella menonton film yang menceritakan tentang tokoh utama yang kehilangan seluruh orang yang ia sayang. Hal pertama yang gadis itu lakukan setelah selesai menonton adalah memeluk Mino dan Ez erat-erat.
27. Syarat
Mino menyesal tidak pernah meminta Stella berhati-hati saat bergaul dengan pria lain sebagai syarat hubungan mereka.
28. Suara
Akhir-akhir ini Stella baru menyadari bahwa suara milik Ez lebih bening dan merdu dibandingkan Mino.
29. Aku
“Siapa orang yang paling kau suka?” Ez bertanya pada Stella yang bersemu.
“Aku,” Mino menyahut cepat dengan penuh keyakinan.
30. Kertas
Keheranan menyapa Ez ketika secarik kertas terbang ke arahnya. Tangannya menangkap kertas tersebut dengan mudah. Ada angka lima puluh yang ditulis dengan tinta merah.
“Wuah! Jangan dilihat! Itu hasil ujianku!” Stella menjerit histeris.
31. Jangan
“Jangan bermimpi,” Mino melarang dengan jengkel saat Ez mengatakan akan mendapatkan Stella suatu hari nanti.
32. Labirin
Hati wanita adalah sebuah labirin yang rumit. Ez sudah membuktikannya.
33. Lapar
Tak pernah sulit mengajak Stella untuk makan bersama. Gadis itu selalu lapar hampir setiap saat.
34. Manis
Stella memiliki kecanduan terhadap makanan manis—meski tidak separah L Lawliet di komik Death Note.
35. Kaku
Sikap Stella pernah menjadi kaku setelah Mino keluar dari rumah sakit dan bertemu Ez. Rasa bersalah membuat gadis ini tak tahu harus berperilaku seperti apa.
36. Darah
Ketika Stella dengan ceroboh melukai dirinya lagi, Ez langsung meraih jemari yang mengucurkan darah dan menghisapnya tanpa rasa malu. Sementara Mino memilih mencari alkohol, perban dan obat merah—sambil berjanji dalam hati untuk menghajar Ez nantinya.
37. Lelah
Sering kali Ez merasa lelah menjalani hidupnya. Namun senyuman riang Stella yang ditujukan padanya menghapus segala keluhannya dalam sekejap.
38. Angin
“Zephyr berarti angin sepoi-sepoi. Bagus yah? Asyik, lagi.” Stella menoleh untuk melihat respon Mino dan Ez di sebelahnya dan mendapati dengan jengkel bahwa keduanya tertidur lelap di atas rerumputan. Angin mengacak-acak rambut mereka dengan lembut.
39. Pulang
Mino merasa sangat bahagia saat keluar dari rumah sakit. Akhirnya ia bisa pulang ke pelukan Stella.
40. Penumpang
Penumpang gelap. Itu yang Mino pikirkan tentang Ez dalam kehidupan romansanya.
41. Siapa
Pada akhirnya Stella harus memilih salah satu di antara keduanya. Tapi saat ini, gadis ini masih belum tahu siapa yang akan ia pilih.
42. Lompat
Stella adalah tipe gadis kekanakan yang memiliki otak seperti kelinci. Benaknya selalu melompat-lompat. Bisa saja sekarang dia mengajak Mino pergi ke bioskop—tapi lima menit kemudian mengubah keputusannya dan memilih berdiam di rumah.
43. Putih
Putih selalu berkonotasi dengan suci. Tapi untuk gadis itu, putih berarti cepat kotor. Stella menatap kaos putihnya yang terkena noda dengan jengkel.
44. Bicara
Pernah suatu ketika Stella diam sepanjang hari, membuat Mino dan Ez keheranan dengan sikapnya. Biasanya gadis ini yang paling sering berkicau di antara mereka.
“Stella, kamu kenapa?” tanya Mino lembut. “Kenapa kamu nggak bicara?”
“Iya, kenapa sih diem mulu?” Ez menimpali. “Ngomong dong. Kalau kita ada salah jangan didiemin gitu.”
Stella memberi mereka pandangan jengkel. Akhirnya ia menjelaskan alasan kenapa ia malas berbicara hari itu, “Sakit gigi.”
45. Latar
Foto favorit Stella adalah yang tergantung di dinding kamarnya—potret mereka bertiga dengan latar belakang matahari terbenam. Sinar yang memancar dari mentari yang akan terlelap itu membuat wajah mereka berbayang dan hampir tidak terlihat. Tapi tetap saja, itu foto favorit Stella.
46. Bingung
Mino selalu kebingungan memilihkan kado ulang tahun untuk gadis kesayangannya. Tapi Stella sendiri tak pernah berniat membeli kado untuk siapapun—bahkan untuk Mino.
47. Sakit
Stella berharap sakit yang diderita Mino cepat sembuh dan takkan kambuh lagi.
48. Jantung
Gadis ini bisa merasakan jantungnya berdebar-debar tak karuan saat menatap pemandangan indah di hadapannya. Mino dan Ez sangat tampan dan begitu cocok berdiri berdampingan—apalagi ketika mereka saling berbisik-bisik seperti itu. Rupanya otak fujoshi milik Stella aktif berkat kedua pria itu yang sedang berdebat mengenai dirinya.
49. Sendiri
Ez dan Mino mengetahui betapa bencinya Stella dengan kesepian sehingga keduanya tak pernah membiarkan gadis itu sendirian.
50. Awan
Stella suka memandang langit dan membayangkan menjadi awan yang berarak kemana angin bertiup. Kemudian Mino dan Ez akan selalu menatapnya dan berkata, “Jangan. Nanti kita kesusahan ngejar.”
---
Saya ketawa-ketawa gaje pas ngetik fic ini. Ya ampun, saya sakit jiwa beneran nih. HAHAHA.
We all know siapa Mino dan Ez di sini kan yah? ;) Sebulan ini saya banyak meracau tentang mereka berdua lhoh. Bahkan udah saya kasih foto segala. AW. THEY ARE TOTALLY HANDSOME! ;)
Dan... yeah, Stella di sini adalah SAYA. YEAYEAH.
Seperti yang pernah saya tulis di tempat lain, dalam bayangan saya, Mino itu tipe cowok lemah lembut baik hati yang rada lemot; dan Ez itu tipe cowok usil kekanakan yang keren. Aw aw aw. So sweet, isn't it? Saya--seorang gadis manis lemah lembut kekanakan *dilempar truk*--disukai dua cowok ganteng XD *digiles rame-rame*.
Ahaha. Mengutip kembali tulisan saya di atas, 'inspirasi datang dengan pairing yang tak disangka-sangka'. Not my fault kalau mereka begitu tampan dan sungguh menyenangkan jadi objek sakit jiwa saya ini. HAHAHA *ketawa setan*.
Saya paling suka tema nomer 36. KYAA~! XD
Anda suka yang mana? *senyum inosen*
27 May 2009
Ganti Template~!
Yeah. Dengan ini resmilah sudah saya di warnet selama DUA SETENGAH jam.
Kenapa???
Well, niatnya mah saya cuma pengen ngeplurk bentar. Trus oh astaga saya buka blogger dan kepengen ganti layout. LAGI. Dan niat ini diperparah karena saya nemu tempat donlod template blogger yang super imuuut XD
Alhasil saya ganti template deh. Sesuai sama judul postingan ini kan ;)
Nggak kapok aja. Udah berkali-kali saya ganti template yang menyebabkan SEMUA widget ilang. Dan ngubek-ngubek nyariin tuh widget *hiks* lama banget.
Awalnya saya buka blog saya dulu biar ntar kalo mau ngopy HTML seluruh link dan widget yang ada tuh gampang. Tapitapitapi. Tanpa sengaja saya salah pencet dan blog yang udah saya buka awal-awal itu ILANG.
Mampus.
Daritadi blogwalking ke tempat temen-temen buat ngumpulin lagi link mereka. Widget yang penting-penting mah udah beres. Tapi ada beberapa lainnya yang kudu dipasrahin ilang karena saya udah lupa dulu bikin dimana. Huhuhu.
Dan ngomong-ngomong, saya capek. Pulsa abis. Mino sama Ez berantem. Eh, enggak deng, cuma saya yang lagi sebel sama mereka gara-gara headsetnya Mino rusak lagi. Ah. Pokoknya saya mau pulang.
Ciao, komlep~!
PS:
Saya bahagiaaa~! Nggak UAS Elka, sodara-sodara x)
Tinggal nunggu pengumuman Medan dan saya pulang. Oyeah :)
07 May 2009
04 May 2009
Kenalkan
Ez Gray
Dan Mino, my heart is always for you, honey. Ini cuma untuk beberapa hari hingga kau kembali padaku :-* Read moar x)
01 May 2009
Mino
Oh well. Mino sedang sekarat. Lagi diopname di ICU NCC.
Get well soon, honey. Hidupku hampa tanpa dirimu.
Meski kau begitu lemot dan dudul, tapi kaulah soulmate-ku tercinta.
Jangan terlalu lama dirawat. Jangan biarkan diriku nyari penggantimu. Kau tahu pasti kalau aku tidak akan sanggup mengganti dirimu kan, sayang?
Love you forever.
PS:
Bagi yang penasaran akan wajah Mino yang begitu tampan, inilah dia:
27 April 2009
19 April 2009
Dunkin Donuts
Bungkusan berlabel dunkin donuts menyapa saat gadis kecil itu masuk ke kamarnya setelah kegiatan yang menyita waktu hingga satu jam lewat dari tengah malam. Sekotak isi enam donat, ditambah orange juice yang telah tak dingin lagi. Ia membuka kotaknya dan melihat lima buah donat sempurna yang memiliki rasa kesukaannya.
Matanya langsung bergerak liar, mencari-cari sesuatu. Tanda-tanda apapun yang menunjukkan kehadiran seseorang.
Gadis itu menyadari, kamarnya jauh lebih rapi dari terakhir kali ia tinggalkan tadi pagi. Sampah-sampah yang tadi masih ada di kolong tempat tidur telah berada di tempat semestinya--tempat sampah di luar kamar. Baju-baju yang berserakan, sekarang tertumpuk di satu tempat.
Memang masih cukup berantakan, tapi lebih lumayan.
Kepalanya kembali menoleh cepat. Pandangan matanya menyimpan berbagai macam perasaan yang berkecamuk di dada.
Tapi apa yang ia cari tidak terlihat dimanapun.
Dia menghampiri meja, mencari-cari secarik kertas yang mungkin saja bertuliskan ucapan bertandatangan. Tidak ada.
Lalu ia mengamati papan sterofoam yang biasanya ia gunakan untuk menempelkan hal-hal penting. Tidak ada tulisan apapun.
Matanya berhenti di atas meja makan. Setengah lusin donat yang tinggal lima dan juga segelas orange juice yang telah mencair seluruh esnya.
Hanya itu tanda bahwa ayahnya datang berkunjung beberapa jam lalu.
16 April 2009
Parents
Hal yang paling saya takuti di dunia ini ada empat.
1. My beloved sista lagi marah atau sedih atau desperate (hoh, apalagi kalo gara-gara saya Dx)
2. My only granddad tiba-tiba 'pergi' pas saya lagi gak di rumah alias menyiksa diri di Bandung (let's pray it wouldn't happen)
3. Kehilangan my precious one, adek saya tercinta
4. Ngecewain Papa Mama
Hmmm. Oke, plus dibenci temen-temen. Plus maut. Plus Pak Mervin. Plus-- *dibekep*
Hehe.
Lupakan sementara poin-poin lainnya. Kali ini saya cuma pengen ngebahas poin nomer empat.
"Ngecewain Papa Mama"
Seperti yang sudah saya bilang, saya sayang banget sama Papa Mama. Dan sebagai anak yang baik dan berbudi tinggi serta ceria, sudah seharusnya saya gak mau ngecewain Papa Mama kan?
Oh.
Jadi inget.
FLASHBACK mode ON.
Dulu pas SMA, saya pernah gak bisa ngerjain ujian. Blank banget. Alhasil, nilainya ancur sangat.
Mama, as usual, ngomel-ngomel panjang lebar tentang 'rajin', 'belajar' dan gabungan kedua kata tersebut. Sementara Papa cuma diem tapi pandangan matanya sediiih banget.
Oyeah. Saya lebih milih dibentak-bentak daripada harus mengheningkan cipta yang sangat menyiksa gitu.
Sepanjang perjalanan pulang dari sekolah--dimana saya dijemput Papa seorang--saya nangis.
FLASHBACK mode OFF.
Dari kecil deh saya takut ngecewain Papa Mama. Nah, dan saya pun membatin setiap saat,
"Jangan ngecewain Papa Mama, jangan ngecewain Papa Mama, jangan ngecewain Papa Mama."
Sayangnya, kawans, kalimat itu punya dua makna.
Makna pertama: 'jadi super something dan ngebanggain Papa Mama'.
Makna kedua: 'jadi biasa-biasa aja, gak menonjol, tapi juga gak mengecewakan'.
SD dan SMP, saya milih makna kedua. Soalnya makna pertama itu bakal berakibat someone jadi sedih dan down dan sebel sama saya (lihat poin nomor satu di baris kedua).
Tapi begitu masuk SMA dan kemungkinan 'perbandingan adik vs kakak' berkurang (gak berarti berhenti sama sekali lho -__-;), mulai muncul keinginan untuk pindah ke makna nomer satu.
Tapi meskipun demikian *dibantai guru bi xD* ternyata saya tetep nyantai dan cuek yang berakibat Papa Mama kecewa (lihat kembali mode flashback). Mulai sejak itu, saya rela ngelakuin apa aja buat denger kata,
"Papa Mama bangga sama kamu."
Oh, betapa mulia keinginan saya. Nggak nyadar bahwa itu sebab utama saya tiba-tiba stres dan tertekan. Ternyata memaksakan diri itu gak baik buat kesehatan mental.
Tapi nyadar gitu kok saya tetep ngemaksain masuk STEI yang mana adalah pilihan-tidak-langsung dari Papa Mama? (ARSIII~Dx)
Ups. Jawabannya: untuk bertemu kawan-kawan STEI x).
Bek to topik.
Saya emang takut banget menghadapi kekecewaan Papa Mama. Sedih banget rasanya.
Tapi setelah nulis posting aneh tapi bermutu sebelumnya, saya sadar.
Bukankah suatu keberuntungan bahwa saya masih punya orang-orang yang mau kecewa terhadap saya? It means they love me, doesn't it? :)
Sekarang saya menghadapi kekecewaan Papa Mama dengan positip thinking.
I will make them say, "We're proud of you, son." Surely I will x) Read moar x)
07 April 2009
Saya Orang yang Sangat Beruntung
Saya orang yang sangat beruntung.
Butuh tahunan hidup dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca fic ini dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca postingan ini dan saya baru menyadarinya. Tapi saya beruntung, karena akhirnya saya menyadarinya. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, iya kan?
Saya orang yang sangat beruntung,
punya kemampuan otak yang berada di atas rata-rata. Saya punya IQ yang termasuk cerdas. Saya dulu sekolah di SMP terfavorit di Surakarta. Saya dulu berhasil masuk akselerasi di SMA 3 Warung Miri—masih di Solo, bagi yang nggak tau Wamir itu daerah mana. Saya masuk ITB, dimana ada beberapa teman saya plus kakak saya yang nggak berhasil masuk. Saya masuk STEI yang katanya passing gradenya tertinggi (katanya lho! saya mah gak tau :P). Saya masuk jurusan Elektro yang sangat saya syukuri karena tak perlu mempelajari programming yang euh... no komen. Saya mampu mengikuti kuliah—meski sedikit keteteran gara-gara kebanyakan hedon (=.=''). Saya suka hitungan (err, itu termasuk keberuntungan kan? :D).
Saya orang yang sangat beruntung,
masih punya keluarga yang super bahagia. Keluarga inti yang sangat saya cintai. Plus tambahan satu orang kakek saya. Dan beberapa Om-Tante beserta banyak sepupu. Keluarga besar yang super bahagia (have I told you?). Saya sayang semua anggota keluarga besar saya :)
Keluarga inti saya masih lengkap. Err, oke, Mama pernah keguguran yang menyebabkan 3 adik saya nggak jadi lahir. Tapi tetep, Papa, Mama, Mbak dan Adik, semua itu lebih dari cukup bagi saya untuk sebuah keluarga. Tapi saya juga nggak nolak kalo mau dikasih adik satu lagi (yang cowok lagi dong, Mah! XD).
Keluarga saya nggak pernah kekurangan finansial. Mmmm, sebenernya dulu pernah. Ah, masa lalu! Forget it.
Pokoknya sekarang keluarga saya memiliki tabungan yang cukup untuk menyekolahkan saya dan kakak saya di tingkat kuliah serta adik saya yang masih SD. Masih cukup untuk membelikan saya makanan-makanan yang tiba-tiba saya pengen (dimsum! j-co! dunkin donuts! pizza! bebek peking! *ditabok*). Cukup untuk memberi saya fasilitas-fasilitas yang lumayan mewah di kamar kos saya—saya akui itu. Lebih dari cukup untuk hidup secara layak. Sangat lebih.
Saya orang yang sangat beruntung,
orangtua saya masih ada. Beberapa teman saya, udah nggak memiliki salah satu atau keduanya. Dan saya masih. Dua-duanya. Lengkap. Sudahkah saya katakan saya amat menyayangi mereka? Belum? Oke, saya katakan, “Saya sayang banget sama Papa Mama. Dimanapun, kapanpun. Selamanya.”
Kedua orangtua saya juga sayang sama saya. Nggak perlu penjelasan. Mereka sayang saya. Titik. Nggak percaya? Silakan tanya mereka.
Saya orang yang sangat beruntung,
punya kakak dan adik. Ngerasain jadi seorang adik sekaligus kakak. Bisa manja-manja sama Mbak. Bisa nggangguin ngemanjain Adik.
Kakak saya sering saya dzolimi. Sering banget saya bikin dia kecewa, sakit hati, marah. Tapi dia selalu baik sama saya. Selalu ngasih saran-saran bermanfaat tentang makhluk berjenis kelamin cowok, selalu bisa bikin saya ketawa dengan kedudulannya, selalu ngasih baju-bajunya yang udah nggak muat (siapa suruh beli baju ketat-ketat?), selalu mau saya godain. Oh, betapa menyenangkannya jadi adik. Adakah kakak yang lebih sempurna dari dia? You can say anyone. But for me, my big sist is the best. (Ayo katakan kau juga mencintaiku, sayang. Haha.)
Adik saya CAKEPP banget. Bagi saya, dia adalah anugerah terindah. Bukan bermaksud bilang kalo yang lain nggak indah, bukan, hanya aja, Adik saya bener-bener the most important thing in my life. Saya rela nempuh perjalanan 9 jam, kedinginan, dan bikin diare, demi ngeliat mukanya dan meluk dia lagi—hal yang paling saya kangenin—setelah sekian lama. Saya paling suka saat-saat meluk dia yang selalu berakhir dengan pukulan dan dorongan biar saya ngelepasin atau malah dia balas meluk yang OVER sehingga saya sesak nafas :)) Saya tau dia jenius, tapi dia nggak mau nunjukin kejeniusannya—yang selalu bikin saya marah. Saya tau dia maniak game dan saya sangat terharu waktu dia minjemin PS 2 buat saya (iya, sayang, habis kamu ujian, aku balikin ;)). Saya tau dia udah punya cewek (oh, man, anak SD zaman sekarang!) tapi itu nggak mengurangi rasa cinta ini padanya. Hati saya udah buat dia semenjak saya liat sosoknya yang masih bayi merah. *ergh, mulai berlebihan brother compleks*
Saya orang yang sangat beruntung,
punya banyak teman-teman yang asyik, lucu, menyenangkan. Keluarga besar SD KLECO II. Keluarga besar 3F SMP 1 Solo. Keluarga besar AKSEL SMA 3 Solo. PKS SMAGA. KALKULUS ENAM, STEI’07. ELEKTRO, HME. Boulevard. PSTK. Wika. Anak-anak infantrum.
They are nice. They are fun. They are INSANE! XDD
Saya sayang kalian semua, kawans. Di saat saya kesusahan, di saat saya sedih, di saat saya butuh dukungan. You are here by my side :) Tengkiu, tengkiu.
Sampai kapanpun kalian di hati saya—yang buat adik saya itu, HAHA—sampai kapanpun. Eh, beneran, I don’t lie, guys :)
Saya orang yang sangat beruntung,
diberi begitu banyak nikmat oleh-Nya. Yang bahkan saking banyaknya hingga nggak semua saya ketahui, atau saya ingat.
Saya orang yang sangat beruntung—yang hanya bisa bilang, “Alhamdulillah.” Dan berjanji mengurangi keluhan.
Ya, saya ini orang yang sangat beruntung. Terima kasih, ya Allah :)
23 March 2009
It's Over, for a while
Gelombang pertama UTS telah berakhir. Gelombang kedua, entah kapan menyusul :D
Haha. Iya, jadwal UTS anak Elektro emang 'rada nggak biasa'. Tersebar di hari Sabtu yang sangat menyenangkan *do you hear any sarcasm in my tone?*. Bahkan ada yang bilang, tanggal 4 April nanti akan ada 2 UTS. Menarik.
Overall, saya menghancurkan ujian saya. Lagi.
MATEK 2, yang terlihat begitu tampan dan gampang. Tapi rasanya jawaban saya ada yang salah.
KESLING, yang tampak begitu manis dan ceria. Kenapa saya kebayang-bayang PULANG pas ngerjain itu??
Ah. Homesick parah.
Dan menilik besok Kamis LIBUR. Dan Jumat cuma 1 jam matek. Alangkah baiknya saya mengobati penyakit saya.
Home, I'm coming...! x)
17 March 2009
UTS, UTS..
Minggu UTS tinggal 3 hari lagi. Diawali hari Jumat besok. Dan diakhiri entah tanggal berapa.
Mohon doa dan restu! x)
Tengkiu!
06 March 2009
Not 'be the best' But 'do your best' :)
Dua tahun yang lalu, saya ini sering kena stres. Latihan UAN, latihan UAS, tryout tryout, ujian semesteran. Semua itu mah saya jalani dengan senang hati. Sebenarnya, saya nggak terlalu peduli sama nilai. Tapi semua itu berbeda kalau menyangkut BIOLOGI
Oyeah, saya benci mata pelajaran satu ini. Entah kenapa setiap kali ada ulangan maupun ujian Biologi, saya TERTEKAN. Tiap kali baca si buku Biologi--yang sebenernya covernya itu sangat menarik--saya nangis.
Saya ingat, di salah satu ujian Biologi, saya udah keluar kelas di saat waktu masih ada sejam. AMAZING!
Apakah saya bisa?
Nggak. Saya udah nggak tau mau nulis dan ngebacot macam apa lagi di lembar jawaban, jadinya saya keluar. Anak kedua yang keluar. Yang pertama itu Johan kalo nggak salah.
Bukan salah Biologi sih. Tapi mungkin emang saya ini nggak begitu suka dia. Dan sedikit tekanan dari sang Mama untuk mendapatkan nilai bagus. Dibandingin nilai Biologi--dan PPKN dan Geografi--nilai saya yang lain lumayan bagus. Tapi... argh! BIOLOGI l****t!
Itulah.
Saya stres.
Dan ada seseorang yang bilang kata-kata bijak itu,
"Not be the best, but do your best."
Semuanya tiba-tiba terlihat begitu indah. Burung-burung berkicau.
Eh, nggak ding. Burung-burung emang berkicau, tapi semuanya nggak tiba-tiba jadi indah. Biologi masih merupakan nightmare.
Tapi seenggaknya, saya nggak terlalu tertekan. Dan berhasil lulus itu mata pelajaran.
Tengkiu, Rho.
Entah kenapa kepikiran kata-katamu itu deh dari tadi =_=
03 March 2009
Alasan dan Selingkuh
Akhir-akhir ini jarang menyentuh blog :(
Tapi ada alasan-alasan yang logis kok!
Alasan kenapa saya menelantarkan Blog
1. Wifone di kamar error sebulan. Nggak bisa nelpon ditelpon sms disms bahkan internetan. Jadinya, udah lama saya nggak ngenet lewat komputer T_T
2. Waktu buat ngenet di comlabs gak ada. Meski ada, pasti cuman sejam kurang. Dan jujur aja, sejam itu gak cukup buat bikin postingan yang menarik.
3. Saya berkenalan dengan dunia perfanfican. Jadinya sebagian besar waktu saya habiskan buat bikin fic-fic gajel. Yang tertarik membaca, silakan buka account saya di ffn *promosi :P*
4. Ngeblog lewat Mino nggak enakeun. Kalo kelamaan, kram! Ah, pengen hape yang gedhe, jadi bisa ngetik kayak keyboard x)
5. Gak ada ide nulis apa. Haha.
5 alasan itulah, penyebab saya menghilang beberapa hari ini. Ngomong-ngomong, kalo misalnya curhat yang pendek-pendek, saya lebih milih miniblog tumblr daripada blog biasa.
Ermm, satu hal lagi...
Ada yang ndaftarin blog ini ke buletin HME. Haduh, blog ini kan isinya sampah! Masa' mau masuk buletin? Edan! Matilah awak x(
Entah siapa, tapi menilik dari tulisannya, kayaknya si tertuduh adalah saudari SABRINA RAHMAWATI.
Untuk merubah image 'sampah' blog ini, saya memutuskan untuk mengisi blogger cintaku ini dengan hal-hal yang TERLIHAT, TERBACA DAN TERSIRAT PINTAR x)
Soal nyampah, saya akan tetap terus menyampah terima kasih untuk plurk, tempat sampah tiap hari. Tapi tidak di sini. Sudah waktunya saya berselingkuh lagi xP
Jadi saya akan menyampah di wordpress sayang xD
Oke, berhubung tangan saya mulai kram, ngeblog pake Mino, saya sudahi dulu. Sampai jumpa di sampahan selanjutnya di wordpress!
24 February 2009
Manajemen Waktu dan Stres
Sewaktu LKK--Latihan Kepemimpinan dan Keorganisasian, kaderisasi dari kementrian Karakter HME yang bertajuk "Dari EL'07 untuk Indonesia"--hari kedua, Pak Ichsan Setya Putra --penulis buku 'Strategi Sukses di Kampus'-- ceramah menjelaskan tentang Manajemen Waktu dan Stres. Meski judulnya "Manajemen Waktu dan Stres", pada kenyataannya di slide-slidenya Pak Ichsan cuma ada tentang manajemen waktu atau sebenarnya ada tentang stres tapi saya yang gak merhatiin? :P
Intinya sih, selama kita berhasil me-manage waktu dengan baik, insya Allah gak mungkin ada yang namanya stres. Kira-kira gitu. Itu yang saya tangkep x)
Nah. Kita lewati pendahuluan dan masuk ke inti cerita.
Kalau liat Kakak saya, dia itu tipe orang yang tekun dan manajemen waktunya bagus, dibandingin saya. Tapi entah kenapa, dia ini tipe orang yang gampang stres dan emosian.
Saya? Mmm, saya tipe orang yang santai dan gak gampang stres, meski manajemen waktu saya kacau balau. Ciri-ciri deadliner sejati lah :D
Kalau melihat kita berdua, jelas, kemampuan me-manage kita terbelah dua. Andai kita barengan, mungkin bakal saling melengkapi.
Tapi apa daya, kita berpisah. Ihiks. Gara-gara ITB di Bandung. Hiks. Hiks.
Argh, kangen ndud~ x)
Err, yap, inti dari postingan kali ini adalah : kangen My Twin Sista *eh, kita bukan kembar kok xD* :)
05 January 2009
STRESS
noun
MENTAL PRESSURE
1[U, C] pressure or worry caused by the problems in sb’s life:
Things can easily go wrong when people are under stress. • to suffer from stress • coping with stress • She failed to withstand the stresses and strains of public life. • stress-related illnesses • emotional / mental stress • Stress is often a factor in the development of long-term sickness. • stress management (= dealing with stress)
PHYSICAL PRESSURE
2[U, C] stress (on sth) pressure put on sth that can damage it or make it lose its shape:
When you have an injury you start putting stress on other parts of your body. • a stress fracture of the foot (= one caused by such pressure)
EMPHASIS
3[U] stress (on sth) special importance given to sth:She lays great stress on punctuality. • I think the company places too much stress on cost and not enough on quality.
ON WORD / SYLLABLE
4[U, C] (phonetics) an extra force used when pronouncing a particular word or syllable:We worked on pronunciation, stress and intonation. • primary / secondary stress • In ‘strategic’ the stress falls on the second syllable—compare intonation
IN MUSIC
5[U, C] extra force used when making a particular sound in music
ILLNESS
6[U] illness caused by difficult physical conditions:Those most vulnerable to heat stress are the elderly.
verb
EMPHASIZE
1to emphasize a fact, an idea, etc.:[vn] He stressed the importance of a good education. • [v that] I must stress that everything I’ve told you is strictly confidential. • [v speech] ‘There is,’ Johnson stressed, ‘no real alternative.’ • [vn that] It must be stressed that this disease is very rare. [also v wh-]
WORD / SYLLABLE
2[vn] to give extra force to a word or syllable when saying it:You stress the first syllable in ‘happiness’.
3stress out | stress sb (out) to become or make sb become too anxious or tired to be able to relax:[v] I try not to stress out when things go wrong. • [vn] Driving in cities really stresses me (out).
- Oxford Advanced Learner's Dictionary
Sok keren nih, opening pake kamus gini. Hahaha.
Minggu-minggu ujian selalu bisa bikin orang ngerasa stress. Iya nggak sih?? Terutama kalo minggu ujian ini dibarengi dengan deadline tugas-tugas yang punya persentase nilai lumayan gedhe. Gila, tekanan stressnya bakal lebih lebih lagi tuh.
Dan beberapa orang teman saya telah menunjukkan kestressannya.
Ambil satu contoh xxxx. Panggil aja dia iyem. Si Iyem ini baru aja UAS Sisdig. Dan karena saya juga mengikuti ujian yang sama, jadi saya tau betapa tingkat kegilaan meningkat setelah ujian tersebut—mengingat saya cuma ngegambar kotak di nomer 5 dan 6 *halah, masih dibahas aja :P* .
Dia juga ada deadline TUBES ALSTRUKDAT 4 SKS yang bikin program simulasi Job Shop Scheduling itu dalam 2 hari lagi. Kembali, saya juga punya deadline tugas yang sama :D. Trus katanya, kelompok dia bagian ‘exec’ masih belom bener. Bagi yang nggak tau, ‘exec’ adalah bagian utama dari program itu, yang paling penting, bagian intinya lah. *kelompok saya bagian ‘load’ bahkan masih error :DDD*
Dan PROYEK SISDIG Vending Machine dia juga belom beres, dimana deadlinenya kalo nggak salah sehari apa dua hari setelah deadline TUBES gitu. Untuk yang ini, saya nggak punya deadline kayak dia. Proyek sisdig saya alhamdulillah udah beres dan deadlinenya tadi pas UAS :))
Dan UAS STRUKDIS yang menyusul besok Jumat....
Dan demo TUBES....
Plus plus lainnya.
Intinya adalah, si Iyem ini STRESS. Akan beban tugas ujian danlainlain.
Meskipun saya sebenarnya memiliki beberapa kegiatan yang sama kayak dia, entah kenapa tuh BEDA banget keadaan saya ama dia. Ketika saya masih nyantai-nyantai kayak gini, si Iyem ini keliatan kalut.
Bahkan Iyem ngomong, ”Gimana caranya supaya ceria kayak Lala?”
Dan saya pun bingung. ’Ceria’ saya ini merupakan sifat alamiah yang susah diubah *oke, kecuali kondisi ekstrem dimana saya bener-bener badmood*. Dan saya nggak tau, kenapa saya bisa begini riang.
Nggak stress?
Oh, saya stress, bung! Saat ini. Mikirin tugas, unit yang terpaksa saya telantarkan gara-gara tbes l*kn*t, UAS RE, UAS strukdis, muker unit, keluarga saya nun jauh di rumah, Toshi yang bervirus dan bercacing, kamar yang kayak kapal pecah. Ohoho, gini-gini saya juga orang yang selalu memikirkan hal-hal
Tapi saya masih bisa ketawa-ketawa tuh. Bisa senyum-senyum, nyengir, nggangguin orang. Haha.
Mungkin keadaan stress saya mirip ama salah satu teman saya yang lain, xxxxxxxx. Panggil aja tralala.
Si Tralala ini besok UAS Strukdis *iya, anak IF ujiannya besok Selasa, bukan Jumat*. Ada satu tugas, yaitu MAKALAH STRUKDIS, yang deadlinenya pas UAS. Dan dia belom nyari tema!!! Ohmaigad.
Trus dia masih bisa ketawa-ketawa gitu tadi. Oyeah, keren abis lah sifat deadliner dia.
Apa mungkin sifat saya dan Tralala ini easy going, yang bikin kita ini nyantai-nyantai mulu dalam menghadapi segala sesuatu???
Hmmmm. Tanya kenapa.
Tapi yang saya tau dengan penuh kesadaran, hal-hal ini lah yang menjaga saya tetap merasa senang riang gembira di tingkat ke-stress-an seperti ini :
Melihat begitu banyak cinta di sekitar saya, saya ikut senang. Apalagi jadi banyak yang bisa digodain :))
*bukan monyet, maupun orang utan. cuma sekumpulan anak itb yang rada aneh*Haha. Dikelilingi orang-orang yang dengan terpaksa saya sebut ‘teman’ ini, rasanya nggak ada hari tanpa kehebohan. Lihat betapa cacadnya mereka kan? xD
*hha, ampuuun, temans :DD*



Dan keluarga yang begitu menyayangi saya :”>
*foto terakhir itu sepupu saya, Ndaru. dan dia sering nangis kalo liat saya. bukannya saya nyeremin, tapi gara-gara saya jarang ketemu dia nih x)*
And there’s a lot more....
Kemudian saya menyadarinya….
Hidup saya terlalu berharga dan menyenangkan untuk dilewatkan dengan stres :) Read moar x)
01 January 2009
Resolusi taun baru
Pada intinya adalah, taun 2008 merupakan taun yang GAGAL buat saya. Hiks.
Saya nggak mau taun 2009 ini sama atau bahkan lebih buruk dari taun 2008. Ogahh. Taun kemaren udah parah banget itu mah.
Oleh sebab itu, resolusi 2009 ini sedikit banyak ngambil resolusi taun lalu yang direnovasi sedikit dan ditambahin LEBIH BANYAK lagi. Huohohoho.
Inilah dia, saya persembahkan :
1. Mensyukuri hidup dan nikmat yang diberi oleh-Nya
Sepanjang taun 2008 kemaren kebanyakan ngeluh. Astaghfirullah.
2. Menghargai dan menghormati diri sendiri
Ooyea. Saya pernah benci banget ama diri saya sendiri. But know I realize, my life is awesome, and so am I. I should love myself because of that.
*silakan sebut saya narsis :P*
3. Rajin belajar
Ini mungkin dari jaman saya SD, selalu masuk resolusi. Hfff. Emang dasarnya orang males, jadinya nggak pernah mau belajar xD
Baidewei, emang sih, ini nggak kuantitatif, jadi rada susah buat diukur ntar. Oleh sebab itu, saya nambahin parameter keberhasilan : IPK taun kedua > 3,6
Aminnn :D
4. Gak nunda tugas lagi
Why do you do things tommorow, when you can do 'em now??
Haha. Kapok deadliner, bung!
Tapi tetep aja susah bangettt. Ohoho.
5. Nggak akan pernah bolos kuliah satupun
Kecewa banget pas nggak dateng kuliah trus ternyata ada quiz. Hauuu, nilaikuuu...
Yasudlah, cuma bisa berjuang lagi semester selanjutnya :)
6. Rapiin kamar mess minimal seminggu sekali
Pengen jadi rajin dan punya kamar yang bersih dan indah. Tapi bertahap dulu ya x)
7. Belajar nyetir mobil!
Libur semesteran mau kursus nyetir. Yipyipyeayea!!
8. Komitmen
Ama Himpunan, unit, unit, KULIAH.
Huhuhu, rada susah ngebagi waktu nih (><) 9. Meningkatkan manajemen waktu
Semuanya berdasarkan ini nih. Kalo manajemen waktu saya jelek, kerjaan saya nggak bakal ada yang beres. Jujur aja, manajemen waktu saya nggak ada yang beres. Hho.
Haha. Semoga aja taun ini makin baik.
10. Minimal posting seminggu sekali
Kasian banget ini blog. Hehehe.
*maap, say, mulai sekarang aku bakal mencintaimu lebih dalam lagi :x *
11. Upgrade Toshi
Penutup keyboard. Anti gores layar. Gambar tempelan yang buat di belakang itu. Install game-game baru xD
12. Menunjukkan pada dunia bahwa Lala itu SUPERR!
Haha. Let's see... >:)
Semoga aja semua resolusi saya taun ini sukses. Amin.
Dan semoga 2009 menjadi taun yang menyenangkan :)
Dan semoga umur ke 17 ini jadi umur yang berbahagia :)
Well, see you later! :-*
If you would increase your happiness and prolong your life, forget your neighbor's faults. Forget the peculiarities of your friends, and only remember the good points which make you fond of them. Obliterate everything disagreeable from yesterday; write upon today's clean sheet those things lovely and lovable.- Anonymous di Sadiku halaman 555 :) Read moar x)
24 December 2008
Ardhan Returns x)
Hai. Lammo tak bersuoo.
Mehehe. Maap gak pernah ngupdate si blog xD
Serangan ujian tugas hedon yang hectic *hectic artinya apaan sih?* banget bikin males ngenet lama-lama. Palingan pas ngenet itu ngebuka blogger, tapi males nulis, dan akhirnya di close.
Pokoknya, sekarang saya di sini. Cerah ceria seperti biasa. Berada di ambang kedewasaan.
Ooyeahh, sebentar lagi saya 17 tahun!!
Akhirnyaaa~
Bisa nonton 17+ *kayak sebelom ini gak pernah aja*, punya KTP *udah bikin, tinggal nunggu jadi*, punya SIM A *tapi ga bisa nyupir mobil xP*, beli LEVEL COMIC *yeah, serasa ga pernah beli ya*, dkk.
Dan terutama, selamat tinggal, ungkapan "kekanak-kanakan"! Saya akan menjadi dewasa x) Hohoho.
Mwach!






