Selamat datang di hidup saya, tuan-tuan dan nona-nona. Disini ada sedikit cerita tentang hidup saya. Pastikan anda mengunjungi juga another pieces of my life (ada di sidebar bagian kiri xP). Oh well, ada begitu banyak cerita di sini yang ingin saya bagi. Silakan membaca~! x)

07 April 2009

Saya Orang yang Sangat Beruntung

Saya orang yang sangat beruntung.

Butuh tahunan hidup dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca fic ini dan saya baru menyadarinya. Butuh membaca postingan ini dan saya baru menyadarinya. Tapi saya beruntung, karena akhirnya saya menyadarinya. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, iya kan?



Saya orang yang sangat beruntung,

punya kemampuan otak yang berada di atas rata-rata. Saya punya IQ yang termasuk cerdas. Saya dulu sekolah di SMP terfavorit di Surakarta. Saya dulu berhasil masuk akselerasi di SMA 3 Warung Miri—masih di Solo, bagi yang nggak tau Wamir itu daerah mana. Saya masuk ITB, dimana ada beberapa teman saya plus kakak saya yang nggak berhasil masuk. Saya masuk STEI yang katanya passing gradenya tertinggi (katanya lho! saya mah gak tau :P). Saya masuk jurusan Elektro yang sangat saya syukuri karena tak perlu mempelajari programming yang euh... no komen. Saya mampu mengikuti kuliah—meski sedikit keteteran gara-gara kebanyakan hedon (=.=''). Saya suka hitungan (err, itu termasuk keberuntungan kan? :D).



Saya orang yang sangat beruntung,

masih punya keluarga yang super bahagia. Keluarga inti yang sangat saya cintai. Plus tambahan satu orang kakek saya. Dan beberapa Om-Tante beserta banyak sepupu. Keluarga besar yang super bahagia (have I told you?). Saya sayang semua anggota keluarga besar saya :)

Keluarga inti saya masih lengkap. Err, oke, Mama pernah keguguran yang menyebabkan 3 adik saya nggak jadi lahir. Tapi tetep, Papa, Mama, Mbak dan Adik, semua itu lebih dari cukup bagi saya untuk sebuah keluarga. Tapi saya juga nggak nolak kalo mau dikasih adik satu lagi (yang cowok lagi dong, Mah! XD).

Keluarga saya nggak pernah kekurangan finansial. Mmmm, sebenernya dulu pernah. Ah, masa lalu! Forget it.

Pokoknya sekarang keluarga saya memiliki tabungan yang cukup untuk menyekolahkan saya dan kakak saya di tingkat kuliah serta adik saya yang masih SD. Masih cukup untuk membelikan saya makanan-makanan yang tiba-tiba saya pengen (dimsum! j-co! dunkin donuts! pizza! bebek peking! *ditabok*). Cukup untuk memberi saya fasilitas-fasilitas yang lumayan mewah di kamar kos saya—saya akui itu. Lebih dari cukup untuk hidup secara layak. Sangat lebih.



Saya orang yang sangat beruntung,

orangtua saya masih ada. Beberapa teman saya, udah nggak memiliki salah satu atau keduanya. Dan saya masih. Dua-duanya. Lengkap. Sudahkah saya katakan saya amat menyayangi mereka? Belum? Oke, saya katakan, “Saya sayang banget sama Papa Mama. Dimanapun, kapanpun. Selamanya.”

Kedua orangtua saya juga sayang sama saya. Nggak perlu penjelasan. Mereka sayang saya. Titik. Nggak percaya? Silakan tanya mereka.



Saya orang yang sangat beruntung,

punya kakak dan adik. Ngerasain jadi seorang adik sekaligus kakak. Bisa manja-manja sama Mbak. Bisa nggangguin ngemanjain Adik.

Kakak saya sering saya dzolimi. Sering banget saya bikin dia kecewa, sakit hati, marah. Tapi dia selalu baik sama saya. Selalu ngasih saran-saran bermanfaat tentang makhluk berjenis kelamin cowok, selalu bisa bikin saya ketawa dengan kedudulannya, selalu ngasih baju-bajunya yang udah nggak muat (siapa suruh beli baju ketat-ketat?), selalu mau saya godain. Oh, betapa menyenangkannya jadi adik. Adakah kakak yang lebih sempurna dari dia? You can say anyone. But for me, my big sist is the best. (Ayo katakan kau juga mencintaiku, sayang. Haha.)

Adik saya CAKEPP banget. Bagi saya, dia adalah anugerah terindah. Bukan bermaksud bilang kalo yang lain nggak indah, bukan, hanya aja, Adik saya bener-bener the most important thing in my life. Saya rela nempuh perjalanan 9 jam, kedinginan, dan bikin diare, demi ngeliat mukanya dan meluk dia lagi—hal yang paling saya kangenin—setelah sekian lama. Saya paling suka saat-saat meluk dia yang selalu berakhir dengan pukulan dan dorongan biar saya ngelepasin atau malah dia balas meluk yang OVER sehingga saya sesak nafas :)) Saya tau dia jenius, tapi dia nggak mau nunjukin kejeniusannya—yang selalu bikin saya marah. Saya tau dia maniak game dan saya sangat terharu waktu dia minjemin PS 2 buat saya (iya, sayang, habis kamu ujian, aku balikin ;)). Saya tau dia udah punya cewek (oh, man, anak SD zaman sekarang!) tapi itu nggak mengurangi rasa cinta ini padanya. Hati saya udah buat dia semenjak saya liat sosoknya yang masih bayi merah. *ergh, mulai berlebihan brother compleks*



Saya orang yang sangat beruntung,

punya banyak teman-teman yang asyik, lucu, menyenangkan. Keluarga besar SD KLECO II. Keluarga besar 3F SMP 1 Solo. Keluarga besar AKSEL SMA 3 Solo. PKS SMAGA. KALKULUS ENAM, STEI’07. ELEKTRO, HME. Boulevard. PSTK. Wika. Anak-anak infantrum.

They are nice. They are fun. They are INSANE! XDD

Saya sayang kalian semua, kawans. Di saat saya kesusahan, di saat saya sedih, di saat saya butuh dukungan. You are here by my side :) Tengkiu, tengkiu.

Sampai kapanpun kalian di hati saya—yang buat adik saya itu, HAHA—sampai kapanpun. Eh, beneran, I don’t lie, guys :)



Saya orang yang sangat beruntung,

diberi begitu banyak nikmat oleh-Nya. Yang bahkan saking banyaknya hingga nggak semua saya ketahui, atau saya ingat.

Saya orang yang sangat beruntung—yang hanya bisa bilang, “Alhamdulillah.” Dan berjanji mengurangi keluhan.



Ya, saya ini orang yang sangat beruntung. Terima kasih, ya Allah :)

Read moar x)

03 April 2009

Haha.

Hari ini praktikum. Besok ujian. Dua-duanya tentang Elektronika.

Mabok Dioda dan Transistor jadinya :D

Read moar x)

25 March 2009

Curhat Dini Hari

Saya tidur kemaren jam 9 malem, dan kebangun jam 1 pagi =_=''

Dan seperti biasa, saya buka-buka email, plurk, pesbuk, dan fanfiction.net

Seperti yang sudah saya bilang, saya sedang ketagihan sama fanfic sekarang. Sayangnya, ada hal aneh yang melanda ffn (fanfictionnet).

Coba anda buka ini. Yeah. Itulah the fir3 flam3r, orang yang memparodikan THE FIRE FLAMER yang asli.

Bagi pengguna ffn di tahun 2008, pasti tau siapa The Fire Flamer. Bagi yang belum tau, saya akan berbagi sedikit...

The Fire Flamer adalah Flamer yang aktif di fandom Naruto sepanjang tahun 2008 kemaren. Tujuan utama TFF ini adalah memperbaiki fandom Naruto yang sesak oleh karya-karya yang kurang baik. Mungkin, dari semua flamer yang saya tau, hanya TFF lah yang memberikan kritik yang bermanfaat untuk karya-karya tersebut. Rasanya kok kurang pas juga kalo disebut flame. CMIIW.

Hebatnya, TFF ini baru aja ngaku jati diri mereka sebenarnya. Dan saya salut, mereka gak langsung menghilang entah kemana. Mereka anak-anak infantrum, yang bikin gampang dicari kalo mau memaki mereka.

Back to fir3 flam3r.

Jika ada yang udah baca profilnya, dan baca fic buatannya. Euh. Pasti udah pada tau betapa dia seakan-akan menyepelekan flamer.

Saya ga mau curhat tentang dia. Bikin capek ati. Ga mungkin puas saya maki-maki dia. Bah.

Cuma....

Rasanya kok fandom Naruto makin dipenuhi 'sampah'. Meski saya ini aktif di fandom-fandom pinggiran, tapi saya biasanya baca fic-fic di fandom Naruto juga. Yang bikin prihatin, fic-fic bagus dan worthed buat dibaca tuh 'tenggelam' dengan sukses di antara sekian banyak sampah tersebut.

Ah. Saya angkatan 2009 gini.... Dicekoki sampah semua.... *sigh*

Jadi menyesal, kenapa saya gak kenal fanfic dari kapan tahun. Hiks.

Read moar x)

23 March 2009

It's Over, for a while

Gelombang pertama UTS telah berakhir. Gelombang kedua, entah kapan menyusul :D

Haha. Iya, jadwal UTS anak Elektro emang 'rada nggak biasa'. Tersebar di hari Sabtu yang sangat menyenangkan *do you hear any sarcasm in my tone?*. Bahkan ada yang bilang, tanggal 4 April nanti akan ada 2 UTS. Menarik.

Overall, saya menghancurkan ujian saya. Lagi.

MATEK 2, yang terlihat begitu tampan dan gampang. Tapi rasanya jawaban saya ada yang salah.

KESLING, yang tampak begitu manis dan ceria. Kenapa saya kebayang-bayang PULANG pas ngerjain itu??

Ah. Homesick parah.

Dan menilik besok Kamis LIBUR. Dan Jumat cuma 1 jam matek. Alangkah baiknya saya mengobati penyakit saya.

Home, I'm coming...! x)

Read moar x)

17 March 2009

UTS, UTS..

Minggu UTS tinggal 3 hari lagi. Diawali hari Jumat besok. Dan diakhiri entah tanggal berapa.

Mohon doa dan restu! x)
Tengkiu!

Read moar x)

06 March 2009

Not 'be the best' But 'do your best' :)

Dua tahun yang lalu, saya ini sering kena stres. Latihan UAN, latihan UAS, tryout tryout, ujian semesteran. Semua itu mah saya jalani dengan senang hati. Sebenarnya, saya nggak terlalu peduli sama nilai. Tapi semua itu berbeda kalau menyangkut BIOLOGI

Oyeah, saya benci mata pelajaran satu ini. Entah kenapa setiap kali ada ulangan maupun ujian Biologi, saya TERTEKAN. Tiap kali baca si buku Biologi--yang sebenernya covernya itu sangat menarik--saya nangis.

Saya ingat, di salah satu ujian Biologi, saya udah keluar kelas di saat waktu masih ada sejam. AMAZING!

Apakah saya bisa?

Nggak. Saya udah nggak tau mau nulis dan ngebacot macam apa lagi di lembar jawaban, jadinya saya keluar. Anak kedua yang keluar. Yang pertama itu Johan kalo nggak salah.

Bukan salah Biologi sih. Tapi mungkin emang saya ini nggak begitu suka dia. Dan sedikit tekanan dari sang Mama untuk mendapatkan nilai bagus. Dibandingin nilai Biologi--dan PPKN dan Geografi--nilai saya yang lain lumayan bagus. Tapi... argh! BIOLOGI l****t!



Itulah.


Saya stres.


Dan ada seseorang yang bilang kata-kata bijak itu,

"Not be the best, but do your best."


Semuanya tiba-tiba terlihat begitu indah. Burung-burung berkicau.

Eh, nggak ding. Burung-burung emang berkicau, tapi semuanya nggak tiba-tiba jadi indah. Biologi masih merupakan nightmare.

Tapi seenggaknya, saya nggak terlalu tertekan. Dan berhasil lulus itu mata pelajaran.

Tengkiu, Rho.


--dedicated for my friend, Rolan Mart Sasongko.
Entah kenapa kepikiran kata-katamu itu deh dari tadi =_=

Read moar x)

03 March 2009

Alasan dan Selingkuh

Akhir-akhir ini jarang menyentuh blog :(
Tapi ada alasan-alasan yang logis kok!

Alasan kenapa saya menelantarkan Blog

1. Wifone di kamar error sebulan. Nggak bisa nelpon ditelpon sms disms bahkan internetan. Jadinya, udah lama saya nggak ngenet lewat komputer T_T

2. Waktu buat ngenet di comlabs gak ada. Meski ada, pasti cuman sejam kurang. Dan jujur aja, sejam itu gak cukup buat bikin postingan yang menarik.

3. Saya berkenalan dengan dunia perfanfican. Jadinya sebagian besar waktu saya habiskan buat bikin fic-fic gajel. Yang tertarik membaca, silakan buka account saya di ffn *promosi :P*

4. Ngeblog lewat Mino nggak enakeun. Kalo kelamaan, kram! Ah, pengen hape yang gedhe, jadi bisa ngetik kayak keyboard x)

5. Gak ada ide nulis apa. Haha.



5 alasan itulah, penyebab saya menghilang beberapa hari ini. Ngomong-ngomong, kalo misalnya curhat yang pendek-pendek, saya lebih milih miniblog tumblr daripada blog biasa.



Ermm, satu hal lagi...

Ada yang ndaftarin blog ini ke buletin HME. Haduh, blog ini kan isinya sampah! Masa' mau masuk buletin? Edan! Matilah awak x(
Entah siapa, tapi menilik dari tulisannya, kayaknya si tertuduh adalah saudari SABRINA RAHMAWATI.

Untuk merubah image 'sampah' blog ini, saya memutuskan untuk mengisi blogger cintaku ini dengan hal-hal yang TERLIHAT, TERBACA DAN TERSIRAT PINTAR x)
Soal nyampah, saya akan tetap terus menyampah terima kasih untuk plurk, tempat sampah tiap hari. Tapi tidak di sini. Sudah waktunya saya berselingkuh lagi xP
Jadi saya akan menyampah di wordpress sayang xD





Oke, berhubung tangan saya mulai kram, ngeblog pake Mino, saya sudahi dulu. Sampai jumpa di sampahan selanjutnya di wordpress!

Read moar x)