Selamat datang di hidup saya, tuan-tuan dan nona-nona. Disini ada sedikit cerita tentang hidup saya. Pastikan anda mengunjungi juga another pieces of my life (ada di sidebar bagian kiri xP). Oh well, ada begitu banyak cerita di sini yang ingin saya bagi. Silakan membaca~! x)
Showing posts with label MBC. Show all posts
Showing posts with label MBC. Show all posts

01 September 2008

MBC episod Terakhir

"Kebersamaan itu bukan berarti satu jatuh semua jatuh, satu mati semua mati. Kenapa kalian nggak berpikir bahwa kebersamaan itu satu hidup semua hidup, satu bangun semua bangun?"

Kalimat yang mengawali postingan kali ini saya kutip secara spesial dari Kak Rachma, Mentri Kekeluargaan HME 2008/2009. Spesial, karena ini adalah postingan terakhir mengenai MBC *haha!*. Beruntungnya dikau, Kak, ckckck.

Hari ini dimulai dengan keterlambatan angkatan 2007 yang cukup membuat semua panitia jadi ‘panas’. Yeah, yang ini memang kesalahan angkatan kami. Dan telatnya cukup keterlaluan *bahkan saya mengakui hal ini!*. Tak perlu disebutkan berapa lama kita telat lah ya *malu euy :">*.





Di depan 9012, kami sudah disambut dengan teriakan-teriakan panitia yang ceritanya adalah tadis. Danlap hari ini sudah bersiap sedia di atas meja *berasa kayak inkm gak siih??*. Beberapa panitia larut dalam emosinya dan menangis. Bukan menangis terharu, akan tetapi menangis kecewa.

Nah. Tau-tau sang kakak yang ceritanya adalah tadis itu masuk ke barisan sambil bawa-bawa tongkat. Si kakak yang ceritanya adalah tadis ini jalan di antara barisan sambil nabrak-nabrak. Biasalah, sok senior gitu. Merasa kelakuan si kakak yang ceritanya adalah tadis ini melanggar kontrak dengan melakukan kontak fisik, sang ketua angkatan yang amat kami cintai sepenuh hati meskipun dia homo nggak terima dan menginterupsi danlap.

FLOW NAIK DRASTIS.

Nggak jelas gimana kejadiannya, kayaknya si kakak yang ceritanya adalah tadis itu seolah nantangin sang ketua angkatan yang amat kami cintai sepenuh hati meskipun dia homo. Nggak terima ketua angkatan digituin, hampir semua juniro keluar barisan dan ngeroyok si kakak yang ceritanya adalah tadis. Bonitanya? Bengong, nggak ngerti ada apaan, haha!

Yah, pokoknya suasana panas banget lah. Si kakak yang ceritanya adalah tadis itu emosi. Ketua angkatan yang amat kami cintai sepenuh hati meskipun dia homo emosi. Juniro emosi. Saya emosi.

Intermezzo dikit. Beberapa jam setelah kejadian, ketua angkatan yang amat kami cintai sepenuh hati meskipun dia homo nyeritain pas ada kakak-kakak yang mau ngeleraiin dia ama si kakak yang ceritanya adalah tadis. Yang lucu tuh Mas Resa. Sambil ngelerai, Mas Resa masih bisa ber-style KEREN. Haks! Dicontohin ama ketua angkatan yang amat kami cintai sepenuh hati meskipun dia homo kayak gimana. Dan saya ngakak. Astaga, di suasana yang penuh emosi gitu, Mas Resa masih bisa ‘sok’ cool. Huahahaha.

Emosi-emosi yang mengambang di udara, dinetralkan dengan mentoring. Semua dibagi jadi 5 baris. Tiap baris dibagi 2 kelompok. Kelompok saya, dimentorin ama Kak Rachma.

Salah satu wejangan yang diberikan Kak Rachma udah saya kutip di atas. Yang dimaksudin ama Kak Rachma itu bukan cuma gara-gara keterlambatan kita seangkatan. Juga karena ada tugas yang nggak beres. Tugas nyari tanda tangan angkatan atas 100 biji.

FYI, buku lintas angkatan yang udah dapet 100 biji, dipotong jadi 64. Trus disebar, ditempelin ke buku yang masih amat sangat sedikit.

Ada kalimat Kak Rachma yang saya suka lagi. "Bukan gini caranya. Biarin aja yang udah seratus ya seratus. Sembilan puluh, sembilan puluh. Yang enam puluh, enam puluh. Ntar kalau dia dapet konsekuensi, kalian tanggung bareng-bareng. Kenapa kalian nggak mikir gitu sih?"

Iyah. Kenapa ya kita nggak mikir gitu???

Jujur sih ya, saya juga nggak setuju kalo dipotong jadi 64. Dipotong, menurut saya sah-sah aja kok, asal cuman dikit *oke, oke, pendapat saya salah. saya tau*. Paling jadi 90an berapa gitu. Lagian, esensinya kan saya kenal angkatan atas, angkatan atas kenal saya. Nggak peduli ama tanda tangan lah. Tapi, kok ya dipotongnya drastis amat, bung?! Keterlaluan dah.

"Frame kalian tentang kebersamaan itu kurang tepat. Mungkin kalian mikirnya hanya dalam konteks sementara. Tapi tolong, ubah frame kalian itu. Jadi konteksnya sedikit ke depan. Jangan mikir ke depan banget juga, ntar kalian cuma mikir, nggak bertindak-bertindak."

Yah, selain ngasih wejangan tentang kebersamaan itu, Kak Rachma juga ngasih wejangan tentang empati yang intinya hampir sama kayak kebersamaan, sharing-sharing tentang panitia, dan lain-lain. Kalo kata Imam, mentoring ini ngedoktrin kita. Kalo kata saya, mentoring ini membuka wawasan kita dan tempat mengeluhkan kelakuan si kakak yang ceritanya adalah tadis tadi. Hha.

Setelah mentoring, kita dibubarin. Suruh ngumpul lagi jam 2. Dengan tugas yang lumayan bikin stres. Berhubung saya belom makan dari pagi, dan dibentak-bentak kayak tadi pagi, emosi saya hampir melewati batas. Untung aja Amel ngebawain makan, jadi reda lagi dah emosinya :)

Bagian seru dari sesi sore ini tuh pas bikin 'HME ITB' pake buku-buku tebel yang dibawa tadi. Bikinnya susah gila! Apalagi dengan ancaman dari hembusan angin sialan yang bisa bikin semua buku itu jatoh. Beberapa kali buku-buku jatuh sendiri, ngebikin kita-kita shock. Tapi disemangati oleh kawan-kawan, akhirnya jadi juga.

Waktu di jatuhin dari pinggir *kayak domino gitu*....

KEREN MAMPUS!!!


Wuidiih, gila, ternyata angkatan saya bisa bikin yang kayak begituan. Terharu banget. Keren, keren.

Habis itu, disuruh baris lagi. Udah mikir... pasti disuruh istirahat trus ngumpul jam berapaaaa gitu buat pelantikan. Nggak nyangka banget, SAAT ITU JUGA PELANTIKAN.

Pas Kak Dolly orasi, saya sampai bengong. Dan ternyata bener-bener diLANTIK ama MPA!! Astaga. Nggak terduga banget.

Dan lucunya, tempat pelantikan MBC sama dengan tempat opening MBC! Saya tau ini kebetulan gara-gara hujan turun. Makanya saya bisa bilang, "What a coincidence!"

Selesai pelantikan, Kak Dolly bilang, "Mulai sekarang kalian bisa meminjam jahim...." Bahkan sebelum Kak Dolly selesai ngomong, semua langsung pada heboh nyari pinjeman jahim. Haha, lucu deh.

Saya mah awalnya biasa aja. Secara, saya pengen dapet jahim kakak nim saya, tapi yang dimaksudkan nggak ada. Trus pas Amel minta jahimnya Mbak Kiki, kebetulan Mbak Nana ada di sebelahnya. Dan nggak ada yang ngehampiri Mbak Nana. Yasudah, iseng-iseng saya bilang, "Boleh minjem nggak Kak?"

Dan dengan begitu, saya mendapatkan jahim kakak nim Agil. Yeah!!

Ah udah ah. Capek nih. Dadah.

Ciao!!

PS : Ini pertama kalinya saya ngepost pake Toshi! xD

Read moar x)

26 August 2008

Sambil Nonton Gossip Girl

Hari ini merupakan hari ulang tahun Ryan, Yusuf Adriansyah.
"Selamat ulang tahun! Semoga yang dicita-citakan tercapai. Dan ditunggu traktirannya :)"



Selain itu, hari juga sang Papa tercinta datang ke Bandung. Tujuan utama : Seminar blablabla di suatu tempat. Tujuan sampingan : menengok anak ceweknya yang ditinggalkan di Bandung sendirian.



Di hari ini juga, saya terkena suatu penyakit terkutuk yang sungguh amat memalukan : diare.




Kenapa saya kena diare? Well, saya juga nggak tau.


Mungkin karena malam swasta yang dingin dan penuh angin itu?
Atau mungkin karena setelah malam swasta, ada MBC lagi yang menyebabkan saya tidak bisa beristirahat sehingga daya tahan tubuh menurun?
Atau mungkin karena hari senin pulang kemaleman lagi gara-gara poto pepi dan bikin saya masuk angin?
Atau mungkin karena saya telat makan berkat kesibukan-kesibukan saya?
Atau karena stress memikirkan suatu masalah yang baru saja saya selesaikan, meski nggak yakin apakah penyelesaian saya itu tepat?


Salah satu dari hal-hal di atas pastinya.


Gara-gara si diare ini, saya jadi nggak masuk kuliah. Untungnya hari ini Bu Aciek *dosen Algoritma dan Struktur Data* berhalangan hadir sehingga tak ada kelas *yeah!!*. Yang cukup mengkhawatirkan adalah kuliah Sistem Digital yang mana saya masih belum jelas kuliah itu mempelajari apa. Solusi untuk kuliah yang ini adalah : nitip absen *astaghfirullah*. Sayang sekali, orang yang dititipi absen, kelupaan. Huhuhu.


Untungnya lagi, saya cuma kena diare. Kalo melihat postingan saya yang ‘Sejarah Penyakit Saia’, sepertinya penyakit yang menunggu di depan mata untuk menerkam itu adalah tipes. Makanya, sebenarnya saya rada bersyukur juga, si tipes nggak berkunjung kali ini.


Tapi ya rada cemas juga, begitu sore menjelang dan saya masih mencret-mencret. Dengan penuh rasa sayang, Papa tercinta pun mengajak saya ke Rumah Sakit TNI yang ada di Ciumbuleuit. Sedikit iseng, Papa tercinta menakut-nakuti saya, “Besok ada kuliah nggak? Kalau nanti disuruh opname gimana?”

Duh. Jangan sampe deh. Soalnya besok saya ada pengenalan lab HME. Yang mana saya belom liat jadwalnya kapan :((


Udah was-was gitu. Ternyata si dokter berbaik hati cuma ngasih pantangan “nggak boleh makan sayur *yes!!*, yang asem-asem, minum soda, kopi-kopian *yaaah*, selama beberapa hari jangan makan nasi dulu *buset, trus makan apa? bubur? mana kenyaang!* Dan memberi obat.


Oh astagaaaa. Betapa leganya rasa hatiiii ini. Meski harus menangis karena nggak boleh minum kopi dan makan nasi. Hiks.


Habis itu, Papa tercinta ngajakin pergi, nyari sepatu. Gara-gara Papa ngeliat sepatu saya yang udah amat sangat memprihatinkan.


Sejujurnya yah, saya lebih memilih tidur di kamar. Daripada muter-muterin PVJ dengan kondisi perut yang rada bermasalah gini. Lagipula, taukah anda, bahwa saya juga sedang lemes. Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di sini. Jalan-jalan selama setengah jam itu sungguh menyiksa nggak cuma perut, tapi juga kepala saya yang pusing serta badan saya yang lemes.


Ah yaudahlah. Besok saya mau kuliah lagi. Meskipun dokter nyuruh saya istirahat 3 hari mulai dari hari ini, saya gak mungkin ninggalin pelajaran kuliah lebih banyak lagi. Please yah, masuk tiap hari aja belom tentu saya ngerti apa yang diterangin si dosen. Oh diriku merindukan tutor-tutor sang om Amril Hidayat.


PS : seperti yang diingatkan Halida di CBOX, ada cerita nih. Status saya sekarang 'in a relationship'. Huahahahahah. Lebih lanjut, tunggu postingan selanjutnya. Kalo inget, bakal saya posting kok. Kalo lupa, yaudah, nanya lewat ym ajah. Hohoho.

Yuk dadah bubye.

Read moar x)

17 July 2008

ELEKTRO ELEKTRO ELEKTRO!!!

Pra MBC sudah berakhir. Dan sekarang saia adalah… ANGGOTA MUDA HME! Tepuk tangan sodara sodara!



Hohoho. Emang, Elektro tuh beda. Kalo IF mah dateng hari pertama SPARTA langsung jadi anggota muda. Kalo kita, kudu ikutan Pra MBC yang kayak PLO baru dilantik jadi anggota muda.



Pra MBC usai, MBC menanti di depan mata.

yeah, senin besok, MBC dimulai. katanya, lebih berat dari Pra MBC. jadi yaa siap siap aja, bung!


Sebelum Pra MBC keburu basi, saia mau bercerita sedikit dulu.



Kumpul perdana EL07 itu tanggal 12 Juni *bagi yang yakin masuk elektro, hehe. dan si ketang IF07 ikutan nyasar di sini, huahahahahah :))*. Hari itu kita kita dijelasin tentang perbedaan perbedaan Nonhim, Anggota Muda, Anggota Biasa, dkk. Trus dikasih tau, bakal ada yang namanya Pra MBC dan MBC *buset dah*. Lalu lalu, kita dikasih surat kontrak. Dan harus dikumpulin secara LIVE langsung oleh yang bersangkutan pada tanggal 14 Juli.



Liburan dihabiskan dengan diklat taplok-hedon bareng AHTC-diklat taplok-hedon sendirian-diklat lagi-hedon lagi. Tau tau tanggal 14 udah tiba. Ckckck.



Sebelum pertemuan pertama Pra MBC, kita ngumpul angkatan dulu tanggal 12, pas diklat terpusat InKM. Ngomongin peraturan peraturan MBC dan Pra MBC. Ngomongin macem macem yang mana saat itu konsentrasi saia pecah dan malah nyampah bersama yang lain. Trus ketemu anak anak IF beserta Ketang baru mereka. Hohoho. Sayang, entah kenapa EL07 melakukan ‘Oke Champ’ di hadapan IF yang lagi duduk duduk di cc. Katanya tetep satu STEI, kok kayak malah nyari masalah? Hmmmmm.


Udahlah, semoga antar EL IF nggak ada perang sodara :)


Tanggal 14 dateng, ngumpul dulu di cc. Nyampah nyampah. Trus ke HME bareng seangkatan. Pembukaan, sambutan, dan kawan kawannya itulah. Ngumpulin surat kontrak sekalian bayar duit jahim serta iuran. Nyampah. Latian PBB dasar dan elektro *low pass filter, high pass filter, ben pass filter, ben stop filter, osilasi satu fase setengah gelombang, osilasi satu fase satu gelombang, osilasi dua fase setengah gelombang, osilasi dua fase satu gelombang, frequensi cut off ON, frequensi cut off OF, dkk*. Nyanyi nyanyi. Nyampah lagi. Trus Oprec wisudaan Elektro.


Tanggal 15. Disuruh bawa wafer Argentina sama tempe jelek. Dikasih pita abu abu sebagai spek angkatan :) Hari itu materi dari Ka’ Iwa, mantan Kahim yang lulus wisudaan ini. Dasyat abis tuh kakak. Bisa lulus PAS 4 taun. Padahal jadi Kahim. Sumpah, keren abis!

Abis itu Ishoma. Lalu, kita TELAT. Haduuuh, maap banget, kawans.

Yah, setelah dimarahmarahin, kita pun materi selanjutnya: Amazing Race. Istilah kerennya, POS. Tiap pos ngejelasin salah satu bagian struktur HME. Keren lah. Lumayan.

Abis itu, nyampah dulu bareng temens yang lain. Baru deh dimarahin akibat telat. Dapet tugas banyak. Deadline 2 hari. Tapi pada setuju milih ngerjain besoknya. Keputusan yang buruk.

Hari itu selesai pas Maghrib gitu. Saia masih ingat katakata kakak Seniro, ”Untuk Bonita, harus dianterkan dengan selamat oleh para Juniro.” Hihihi, asyiiiik!

Dan apakah yang terjadi?? Tak ada yang berinisiatip nawarin tumpangan ke Saia dan Ina. Ina mah dijemput. Saia? Yang nanyain malah Veri, ”Trus lo pulangnya gimana, La?”

Parah. Cowocowo EL nggak peka semua. Yang peka malah anak IF. Nggak bener ini ah. Akhirnya, saia kembali ke jemputan saia si Kijang Ijo Caheum-Ledeng. Hmmmmm.


Lanjut….

Tanggal 16. Ada diklat taplok yang bakal dilanjutkan diklat terpusat. Dilema antara taplok dan elektro. Elektro menang :)) Dateng di Babakan Siliwangi tepat waktu. Sayang, ada yang telat. Yaudah....

Trus pemanasan. Lari. Muterin SARAGA 3 keliling. Latian derap Elektro. Trus tiba tiba muncul Filman dan Javier memanggil para caplok. Hahaha.

Mau nggak mau, si kakak seniro dan senorita kudu ngasih izin dah.

Ke diklat taplok atas pemikiran bakal seneng seneng. Eh, ternyata di sini pun dimarahmarahin (-_-') Paraaaah.

Pokoknya, jam setengah sebelas lewat, kita balik ke HME. Di sini lagi pada asyik ngedengerin penjelasan dari divisi divisi. Kita ketinggalan penjelasan Workshop!!! Huaaaaa!!! Padahal saia minat ama yang ituh. Huhuhu.

Yang anehnya, hari itu kita dibubarin jam 12. Sungguh aneh tapi nyata lah. Tapi kita kudu nyelesaiin tugas angkatan yang kemaren itu.

Pas ngerjain, ada yang benerbener ngerjain, ada yang ngerjain tugas wisudaan, ada yang nyampah, ada yang TIDUR. Dan acara selesai jam 5 sore kurang.

Jam setengah 6, Imam dapet sms yang mana saia lupa isinya tapi intinya adalah : Jam setengah 8 EL07 kudu nyerahin tugas angkatan BARENGBARENG.

Two hours left. Mau mati rasanya.

Dengan banyak marahmarah, badmud, tegangtegang, pada telat, akhirnya jam 8 malem lewat kita dateng ke tempat yang ditentukan. Jelas, dimarahin. Dengan porsi dua kali lipat. Semua tereak tereak.


”Interupsi!”
”Jadi ini Elektro??!!”
”Temannya dibantu!!!! ”
”INTERUPSI, SENIRO!”
”Jangan cari aman!!”

Blablabla dah.

Nggak ngerti ngomong apa lagi. Pas itu kepala saia pusing, dah untung nggak pingsan. Ffiuh.

Abis itu, tiba tiba aja semua jadi tenang. Dan kita... dilantik.

Sumpah, pas itu aneeh banget. Dari KLIMAKS yang sungguh menegangkan, tibatiba datar lagi. As.ta.ga.

Yasud. Terserah, yang penting udah jadi Anggota Muda :))

Hari itu akhirnya ada nawarin saia balik. Terima kasih untuk Agil. Hehehe.



Sekarang EL07 lagi pada sibuk ngebantuin wisudaan. Dengan berpegang teguh pada janji yang saia ucapkan pada kakak motivator PLO yang dulu, saia ngikut dekor. Sementara anak AHTC yang laen berpencar pencar. Gagah berani, Ina-Om Amril-Nicky memilih acara malam *mereka bakal pake jas ama gaun!!! hahahahah*. Kepengen eksis, Ganang-Agil-Fikri milih gerbang depan *mereka bakal nari hasil koreografi Teiza! trus diinjek injek ama Ka’ Iwa!! huahahahahah*.

Jelas terlihat, orang orang yang dulu janji mau ngikut dekor udah pada ngelupain janjinya. Yaudahlah, saia kan orang sabar :))


Lagipula, saia kepengen ikut arak arakan kok. Kalo ikut yang acara malem, ntar saia tepar. Hoho, jangan lah. Parah itu :P

Udah dulu ya. Besok pagi latian arak arakan :))
Nite. Sleep well. Nice dream.


Ciao!

Read moar x)